Riau Integritas
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
    • Berita Bengkalis
    • Berita Dumai
    • Berita Indragiri Hilir
    • Berita Indragiri Hulu
    • Berita Kampar
    • Berita Kepri
    • Berita Kuantan Singingi
    • Berita Pekanbaru
    • Berita Pelalawan
    • Berita Rokan Hilir
    • Berita Rokan Hulu
    • Berita Siak
  • Bisnis
    • Ekonomi
    • Properti
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Politik
  • Serba Serbi
    • Kesehatan
    • Selebriti
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Otomotif
    • Olah Raga
    • Advertorial
    • Opini
    • Pemerintahan
Riau Integritas - Sajikan Berita Jujur & Berdedikasi - Portal Berita Pekanbaru
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
    • Berita Bengkalis
    • Berita Dumai
    • Berita Indragiri Hilir
    • Berita Indragiri Hulu
    • Berita Kampar
    • Berita Kepri
    • Berita Kuantan Singingi
    • Berita Pekanbaru
    • Berita Pelalawan
    • Berita Rokan Hilir
    • Berita Rokan Hulu
    • Berita Siak
  • Bisnis
    • Ekonomi
    • Properti
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Politik
  • Serba Serbi
    • Kesehatan
    • Selebriti
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Otomotif
    • Olah Raga
    • Advertorial
    • Opini
    • Pemerintahan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Riau Integritas
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Sengketa Lahan Ratusan Hektar Antara Poktan TDB dan PT KPC Bergulir ke Mahkamah Agung

Toni Octora Oleh Toni Octora
Minggu, 2 Oktober 2022
di Berita
Reading Time:3 mins read
A A
0
Sengketa Lahan Ratusan Hektar Antara Poktan TDB dan PT KPC Bergulir ke Mahkamah Agung
0
SHARES
49
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

 

RelatedPosts

Sasar MTs Al-Amanah, Polsek Langgam Tekankan Disiplin dan Kesadaran Hukum Siswa

Musda AWI Riau Desak Pusat Kembalikan Hasil Kekayaan Alam untuk Kesejahteraan Rakyat

Sambangi Masjid Saat Subuh, Polsek Langgam Ajak Warga Jaga Kamtibmas

KUTAI TIMUR- Persoalan sengketa lahan seluas 152,3 hektar di Kutai Timur antara Kelompok Tani Taman Dayak Basap (Poktan TDB) dan salah satu perusahaan tambang terbesar di Provinsi Kalimantan Timur masih berlanjut hingga saat ini.

Kemenangan PTML. Kaltim Prima Coal atas putusan yang diambil Pengadilan Tinggi Samarinda dianggap ultra petita.

Pungkas yang merupakan Ketua Kelompok Tani Taman Dayak Basap saat didampingi kuasa hukum Makmur Machmud merasa kemenangan itu hasil pertimbangan Majelis Hakim di Pengadilan Tinggi Samarinda saja.

Menurutnya, kemenangan PT KPC didasari hasil diterimanya eksepsi tergugat I. Namun sebaliknya, eksepsi yang termuat dissenting opinion itu tidak ada didalam eksepsi. Justru, yang ada didalam eksepsi itu hanya OJI. Namun masalahnya, OJI ini tidak ada yurisprudensi atas hibah lahan itu.

“Saya merasa eksepsi yang diterima itu tidak punya dasar dan keluar dari jalur. Itu karena semuanya berdasarkan dissenting opinion pendapat pakar hukum minoritas. Dalam pertimbangan musyawarah hakim, ada 3 orang yang memiliki pendapat berbeda. Lalu apa dasar mereka memunculkan dissenting opinion tapi jawabnya tidak tahu,” ucapnya.

Memang benar pembeli beritikad baik harus dilindungi undang-undang. Tapi ini bukan atau tidak ada dalam undang-undang melainkan itu yurisprudensi Mahkamah Agung. Ketika hasil eksepsi dari tergugat I dipelajari lebih dalam, ternyata dissenting opinion ini memang tidak jelas dasarnya dan dissenting opinion tidak masuk akal.

Alasan lain putusan Pengadilan Tinggi Samarinda dianggap ultra petita, sebab eksepsi yang merupakan dasar pertimbangan dan dikabulkannya kemenangan tergugat I ini menjadi tanda tanya besar. Pasalnya, eksepsi itu sebelumnya tidak masuk dalam eksepsi di Pengadilan Negeri Sangatta.

Poktan TDB pun menganggap hal itu keluar jalur. Sebab, eksepsi itu tiba-tiba muncul dan dikabulkan Pengadilan Tinggi Samarinda. Di dalam eksepsi Pengadilan Tinggi Samarinda, lahan itu disebutkan milik OJI. “Nah, yang kita pertanyakan OJI ini siapa. Disebutkan Yurisprudensinya, OJI ini masalah hibah,” bebernya.

Oji ini dikabarkan sudah menghibahkan lahan ratusan hektare kepada PT KPC. Padahal, yang punya tanah itu bukan OJI melainkan lahan milik Negara. Tanah dibuka secara perbatasan, yang mana artinya lahan garapan yang dirintis sejak tahun 1993.

Dipelajari berulang kali, hasil eksepsi antara Pengadilan Negeri Sangatta dan Pengadilan Tinggi Samarinda memang tidak sinkron. Di Pengadilan Negeri Sangatta tidak pernah membahas eksepsi itu, namun di Pengadilan Tinggi Samarinda malah meributkan surat kepemilikan.

Poktan TDB merasa terkecoh atas dissenting opinion tergugat I kepada Pengadilan Tinggi Samarinda. Bahkan, pembentukan kelompok tani didalam eksepsi PT. KPC pada Pengadilan Negeri Sangatta sebelumnya tidak menjadi masalah, namun kini kapan terbentuknya Poktan TDB dipermasalahkan.

“Itulah yang kami anggap ultra petita,” tegasnya.

Hakim pun dianggap telah memutuskan hal diluar dari permintaan tergugat, karena didalam eksepsi tergugat I tidak pernah membahas pembentukan Poktan TDB ataupun alasan terbitnya surat baru pada tahun 2019. Tidak ada juga pembahasan mengapa lahan itu atas nama Poktan TDB, bukan atas nama Pungkas, Taman Dayak Basap.

Atas dasar pertimbangan-pertimbangan tidak pernah dimuat dalam eksepsi tergugat I pada saat di Pengadilan Negeri Sangatta. Maka seharusnya tidak boleh juga dibahas di Pengadilan Tinggi Samarinda.

“Ini dissenting opinion Majelis Hakim, dibahas karena mereka tahu celahnya. Hanya celah itulah yang tidak pernah termuat pada putusan Pengadilan Negeri Sangatta,” jelasnya.

Pertimbangan Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Samarinda mengikuti dissenting opinion, padahal dasar dissenting opinion itu tidak pernah ada. Seharusnya, hasil eksepsi PT KPC yang dimuat itu dikaji ulang. Karena, di dalam eksepsi tergugat I itu membahas soal alamat yang salah, harusnya gugatan ke Jakarta bukan ke S-23.

Selain itu, gugatannya kabur, alias tidak jelas yang menyatakan lahan itu letaknya dimana. Lalu, kurangnya pihak (harusnya menggugat pihak kecamatan). Sebab, pihak kecamatan yang menjadi tim dalam pembebasan lahan itu. Kemudian juga, masalah surat kuasa belum diregistrasi padahal faktanya sudah.

“Dalam eksepsinya tidak ada membahas diluar dari jalur itu, lalu mengapa pada saat di Pengadilan Tinggi Samarinda muncul masalah lainnya. Kami menganggap Putusan Pengadilan Tinggi Samarinda keliru,” urainya.

Ia berpendapat, hak untuk menentukan siapa saja yang akan ikut menjadi pihak didalam gugatan itu adalah hak prerogatif dari penggugat.

“Harusnya penggugat yang menunjuk atau memasukkan siapa saja yang akan digugatnya dalam perkara itu,” katanya.

Maka terjadilah silang sengketa, nantinya yang bisa menentukan itu hanya Mahkamah Agung. Kira-kira akan menguatkan hasil pertimbangan Pengadilan Negeri Sangatta atau Pengadilan Tinggi Samarinda. Kalau menguatkan hasil putusan Pengadilan Negeri maka membatalkan putusan Pengadilan Tinggi, pun sebaliknya.

Namun ia percaya, Mahkamah Agung jauh lebih paham masalah yang dihadapi masyarakat Kutai Timur. Kini perkara tersebut sudah bergulir di Mahkamah Agung RI dengan registrasi perkara nomor 3475.K/Pdt/2022.

“Alhamdulillah nomor registrasi perkara kami di Mahkamah Agung juga sudah terbit, semoga tidak akan lama lagi hasil putusan Mahkamah Agung segera keluar,” harapnya. (Tim)

 

 

Tags: Hukum
Previous Post

Jelang Ops Zebra LK, Satlantas Polres Rohil Pasang Spanduk Himbauan Keselamatan

Next Post

Innalillahi Wa’inna Lillahiroji’un, Ibunda Ketua PWNU Riau Meninggal Dunia

BERITA TERKAIT

Sasar MTs Al-Amanah, Polsek Langgam Tekankan Disiplin dan Kesadaran Hukum Siswa
Berita

Sasar MTs Al-Amanah, Polsek Langgam Tekankan Disiplin dan Kesadaran Hukum Siswa

Selasa, 13 Oktober 2026
Musda AWI Riau Desak Pusat Kembalikan Hasil Kekayaan Alam untuk Kesejahteraan Rakyat
Berita

Musda AWI Riau Desak Pusat Kembalikan Hasil Kekayaan Alam untuk Kesejahteraan Rakyat

Selasa, 13 Oktober 2026
Sambangi Masjid Saat Subuh, Polsek Langgam Ajak Warga Jaga Kamtibmas
Berita

Sambangi Masjid Saat Subuh, Polsek Langgam Ajak Warga Jaga Kamtibmas

Selasa, 13 Oktober 2026
Tak Sekadar Sosialisasi SPMB, Polsek Langgam Ingatkan Siswa Waspadai Hoaks
Berita

Tak Sekadar Sosialisasi SPMB, Polsek Langgam Ingatkan Siswa Waspadai Hoaks

Senin, 12 Oktober 2026
Gunakan Pengeras Suara, Polsek Langgam Peringatkan Warga soal Karhutla
Berita

Gunakan Pengeras Suara, Polsek Langgam Peringatkan Warga soal Karhutla

Senin, 12 Oktober 2026
Tak Berhenti, Polsek Langgam Terus Gencarkan Patroli C3
Berita

Tak Berhenti, Polsek Langgam Terus Gencarkan Patroli C3

Minggu, 11 Oktober 2026
Next Post
Innalillahi Wa’inna Lillahiroji’un, Ibunda Ketua PWNU Riau Meninggal Dunia

Innalillahi Wa'inna Lillahiroji'un, Ibunda Ketua PWNU Riau Meninggal Dunia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Musda AWI Riau Desak Pusat Kembalikan Hasil Kekayaan Alam untuk Kesejahteraan Rakyat

    Musda AWI Riau Desak Pusat Kembalikan Hasil Kekayaan Alam untuk Kesejahteraan Rakyat

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Napi Kabur dan Dugaan Narkoba, Bara Api-Geram Siap Geruduk Ditjen PAS Riau

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • The Fed Masih Soroti Inflasi, Pasar Kripto Diminta Waspadai Arah Suku Bunga

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Karhutla Bukan Cuma Urusan Polisi, Ipda Bambang: Jangan Andalkan Aparat

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Polsek Langgam Sisir Jalur RAPP, Cegah Curanmor dan Kejahatan C3

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0

BERITA TERBARU

Sasar MTs Al-Amanah, Polsek Langgam Tekankan Disiplin dan Kesadaran Hukum Siswa

Sasar MTs Al-Amanah, Polsek Langgam Tekankan Disiplin dan Kesadaran Hukum Siswa

Selasa, 13 Oktober 2026
Musda AWI Riau Desak Pusat Kembalikan Hasil Kekayaan Alam untuk Kesejahteraan Rakyat

Musda AWI Riau Desak Pusat Kembalikan Hasil Kekayaan Alam untuk Kesejahteraan Rakyat

Selasa, 13 Oktober 2026
Sambangi Masjid Saat Subuh, Polsek Langgam Ajak Warga Jaga Kamtibmas

Sambangi Masjid Saat Subuh, Polsek Langgam Ajak Warga Jaga Kamtibmas

Selasa, 13 Oktober 2026
Tak Sekadar Sosialisasi SPMB, Polsek Langgam Ingatkan Siswa Waspadai Hoaks

Tak Sekadar Sosialisasi SPMB, Polsek Langgam Ingatkan Siswa Waspadai Hoaks

Senin, 12 Oktober 2026
Gunakan Pengeras Suara, Polsek Langgam Peringatkan Warga soal Karhutla

Gunakan Pengeras Suara, Polsek Langgam Peringatkan Warga soal Karhutla

Senin, 12 Oktober 2026

Riau Integritas – Sajikan Berita Jujur & Berdedikasi.
Portal Berita Riau Terpercaya, Berita Riau, Berita Pekanbaru, Portal Berita Pekanbaru

Perusahaan

  • Home
  • Info Pariwara
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Follow Us

Ikuti Kami, untuk mendapatkan berita terbaru hari ini

  • Home
  • Info Pariwara
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Copyrights © 2021 - 2026 Riau Integritas - Sajikan Berita Jujur & Berdedikasi. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
    • Berita Bengkalis
    • Berita Dumai
    • Berita Indragiri Hilir
    • Berita Indragiri Hulu
    • Berita Kampar
    • Berita Kepri
    • Berita Kuantan Singingi
    • Berita Pekanbaru
    • Berita Pelalawan
    • Berita Rokan Hilir
    • Berita Rokan Hulu
    • Berita Siak
  • Bisnis
    • Ekonomi
    • Properti
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Politik
  • Serba Serbi
    • Kesehatan
    • Selebriti
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Otomotif
    • Olah Raga
    • Advertorial
    • Opini
    • Pemerintahan

Copyrights © 2021 - 2026 Riau Integritas - Sajikan Berita Jujur & Berdedikasi. All rights reserved.