Riau Integritas
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
    • Berita Bengkalis
    • Berita Dumai
    • Berita Indragiri Hilir
    • Berita Indragiri Hulu
    • Berita Kampar
    • Berita Kepri
    • Berita Kuantan Singingi
    • Berita Pekanbaru
    • Berita Pelalawan
    • Berita Rokan Hilir
    • Berita Rokan Hulu
    • Berita Siak
  • Bisnis
    • Ekonomi
    • Properti
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Politik
  • Serba Serbi
    • Kesehatan
    • Selebriti
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Otomotif
    • Olah Raga
    • Advertorial
    • Opini
    • Pemerintahan
Riau Integritas - Sajikan Berita Jujur & Berdedikasi - Portal Berita Pekanbaru
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
    • Berita Bengkalis
    • Berita Dumai
    • Berita Indragiri Hilir
    • Berita Indragiri Hulu
    • Berita Kampar
    • Berita Kepri
    • Berita Kuantan Singingi
    • Berita Pekanbaru
    • Berita Pelalawan
    • Berita Rokan Hilir
    • Berita Rokan Hulu
    • Berita Siak
  • Bisnis
    • Ekonomi
    • Properti
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Politik
  • Serba Serbi
    • Kesehatan
    • Selebriti
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Otomotif
    • Olah Raga
    • Advertorial
    • Opini
    • Pemerintahan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Riau Integritas
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Kripto Indonesia Naik Kelas: Dari Ajang Trading ke Tokenisasi Aset

Redaksi Oleh Redaksi
Jumat, 14 Agustus 2026
di Berita, Berita Pilihan, Berita Riau, Bisnis, Ekonomi, Internasional, Nasional, Pemerintahan
Reading Time:3 mins read
A A
0
Kripto Indonesia Naik Kelas: Dari Ajang Trading ke Tokenisasi Aset

Poto Ai hanya ilustrasi, Industri kripto Indonesia memasuki babak baru. Regulasi, tokenisasi aset, dan blockchain mulai diarahkan untuk menciptakan dampak ekonomi lebih luas.(poto/ist)

0
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, Riauintegritas.com – Industri kripto Indonesia 2026 mulai bergeser dari sekadar arena perdagangan aset digital menuju ekosistem yang lebih luas. Penguatan regulasi, tokenisasi aset dunia nyata, kekayaan intelektual, hingga pembangunan infrastruktur digital menjadi penanda perubahan tersebut.

CEO INDODAX William Sutanto menilai perpindahan pengawasan aset kripto ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjadi fondasi penting untuk membawa industri ke tahap berikutnya.

RelatedPosts

133 Pedagang Aksi di DPRD Pekanbaru, Soroti Pemberitaan Firman yang Dinilai Picu Kegaduhan

Di Mungkal, Rumah Guru Berdiri di Tengah Jalan yang Berlubang

Investor Kripto Bertambah, Transaksi Nasional Anjlok, INDODAX Justru Tembus Rp8,7 Triliun

Menurut William, proses transisi berjalan relatif baik dengan pendekatan soft landing. Tantangan berikutnya ialah memastikan kepastian regulasi tidak mematikan inovasi, sekaligus membuka peluang integrasi aset digital dengan sektor jasa keuangan.

“Kami tidak melihat transisi ke OJK sebagai sesuatu yang perlu ditakuti. Pendekatan soft landing membuat proses perubahan berjalan cukup baik. Yang terpenting adalah bagaimana kepastian regulasi yang semakin kuat dapat menjadi fondasi bagi industri untuk menjadi ruang inovasi dan integrasi yang lebih luas dengan ekosistem keuangan dengan tetap menjaga perlindungan konsumen,” ujar William dalam panel diskusi di Indonesia Blockchain Week 2026.

William menekankan keseimbangan antara inovasi, akses pasar, dan perlindungan konsumen. Menurut dia, karakter industri kripto yang bergerak cepat membuat regulasi harus mampu beradaptasi tanpa mengorbankan kepastian hukum.

“Industri kripto berkembang sangat cepat. Karena itu, yang perlu terus dicari adalah keseimbangan agar inovasi tetap memiliki ruang untuk berkembang, sementara perlindungan konsumen tetap menjadi prioritas,” jelasnya.

Jumlah Exchange Bertambah, Risiko Konsolidasi Mengintai

Pertumbuhan jumlah exchange berizin dinilai positif karena memperluas pilihan bagi konsumen. Namun, William mengingatkan pertumbuhan pemain harus diikuti perkembangan volume pasar.

Ia menyoroti kondisi volume perdagangan kripto global yang tengah mengalami tekanan. Jika jumlah pelaku bertambah sementara pasar tidak berkembang sejalan, konsolidasi industri menjadi kemungkinan yang perlu diperhitungkan.

“Semakin banyak pemain tentu memberikan lebih banyak pilihan bagi konsumen. Namun, kita juga perlu melihat bagaimana pasar terus berkembang. Karena jika jumlah pemain bertambah sementara volume pasar tidak tumbuh sejalan, konsolidasi bisa menjadi salah satu dinamika yang terjadi ke depan,” tambahnya.

Perubahan industri juga terlihat dari semakin luasnya pemanfaatan blockchain di luar perdagangan aset kripto.

Tokenisasi Aset Buka Akses Investasi Lebih Luas

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy mengatakan teknologi blockchain dapat dimanfaatkan untuk mendigitalisasi berbagai aset, mulai dari surat berharga, komoditas, emas, properti hingga infrastruktur.

Melalui tokenisasi, aset tersebut dapat direpresentasikan secara digital dan dibagi menjadi unit lebih kecil. Skema ini dinilai berpotensi membuat akses investasi lebih terbuka bagi berbagai kelompok investor.

“Investor kecil, investor menengah, investor besar bisa menjadi bagian daripada ekosistem investasi karena adanya blockchain dan juga adanya kemampuan untuk mendigitalisasi aset-aset dan bisa membagi dalam bentuk bagian-bagian yang lebih kecil dan lebih terjangkau bagi para investornya,” ujarnya.

Pemanfaatan blockchain juga mulai menyentuh sektor ekonomi kreatif, khususnya pengelolaan kekayaan intelektual atau intellectual property (IP).

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya melihat blockchain dan Web3 dapat membuka model baru dalam pengelolaan serta komersialisasi kekayaan intelektual Indonesia.

“Blockchain membuka ruang untuk memperkuat kebijakan, perizinan, royalti, hingga menghadirkan model pembiayaan baru berbasis IP. Namun satu prinsip harus tetap dijaga, inovasi harus berjalan beriringan dengan kepastian hukum dan perlindungan konsumen,” ujarnya.

Dari Trading Menuju Ekosistem Ekonomi Digital

Perkembangan tersebut memperlihatkan perubahan orientasi industri. Blockchain kini tidak hanya ditempatkan sebagai teknologi di balik aset kripto, tetapi mulai diarahkan untuk menjawab kebutuhan pembiayaan, investasi, ekonomi kreatif dan digitalisasi aset.

Bagi INDODAX, fase ini menjadi peluang bagi industri aset digital untuk meningkatkan kualitas ekosistem. Pertumbuhan pasar dinilai tidak lagi cukup diukur dari jumlah transaksi atau banyaknya pemain, tetapi juga dari kemampuan teknologi tersebut menghasilkan manfaat ekonomi yang lebih luas.

Karena itu, penguatan regulasi perlu berjalan beriringan dengan inovasi, kepatuhan dan tata kelola. Perlindungan konsumen juga tetap menjadi faktor penting agar ekspansi pemanfaatan blockchain tidak hanya menciptakan peluang baru, tetapi memiliki fondasi yang berkelanjutan.

Dengan arah tersebut, industri kripto Indonesia berpotensi memasuki fase yang berbeda: dari pasar perdagangan aset digital menuju ekosistem teknologi keuangan yang menghubungkan aset, investasi, kekayaan intelektual dan sektor ekonomi riil.

Tags: aset digitalblockchainINDODAXindustri kripto Indonesiatokenisasi aset
Previous Post

SOAL 133 HGB STC, KEMENDAGRI TEGAS: Tak Pernah Keluarkan Rekomendasi Penolakan

Next Post

Pemilu 2029 Belum Beres, DPR Jangan Biarkan Rakyat Memilih dalam Kabut Hukum

BERITA TERKAIT

133 Pedagang Aksi di DPRD Pekanbaru, Soroti Pemberitaan Firman yang Dinilai Picu Kegaduhan
Berita

133 Pedagang Aksi di DPRD Pekanbaru, Soroti Pemberitaan Firman yang Dinilai Picu Kegaduhan

Senin, 7 September 2026
Di Mungkal, Rumah Guru Berdiri di Tengah Jalan yang Berlubang
Berita

Di Mungkal, Rumah Guru Berdiri di Tengah Jalan yang Berlubang

Sabtu, 5 September 2026
Investor Kripto Bertambah, Transaksi Nasional Anjlok, INDODAX Justru Tembus Rp8,7 Triliun
Berita

Investor Kripto Bertambah, Transaksi Nasional Anjlok, INDODAX Justru Tembus Rp8,7 Triliun

Selasa, 1 September 2026
HUT ke-81 RI, Bea Cukai Bengkalis Bawa Bantuan ke Sungai Pakning
Berita

HUT ke-81 RI, Bea Cukai Bengkalis Bawa Bantuan ke Sungai Pakning

Jumat, 28 Agustus 2026
Bitcoin Meledak ke US$80.000, INDODAX Ingatkan Investor Jangan FOMO
Berita

Bitcoin Meledak ke US$80.000, INDODAX Ingatkan Investor Jangan FOMO

Kamis, 27 Agustus 2026
Riau Pesisir Jangan Berhenti di Pemekaran: Bantu Pusat, Selat Malaka Menunggu
Berita

Riau Pesisir Jangan Berhenti di Pemekaran: Bantu Pusat, Selat Malaka Menunggu

Senin, 24 Agustus 2026
Next Post
Pemilu 2029 Belum Beres, DPR Jangan Biarkan Rakyat Memilih dalam Kabut Hukum

Pemilu 2029 Belum Beres, DPR Jangan Biarkan Rakyat Memilih dalam Kabut Hukum

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • 133 Pedagang Aksi di DPRD Pekanbaru, Soroti Pemberitaan Firman yang Dinilai Picu Kegaduhan

    133 Pedagang Aksi di DPRD Pekanbaru, Soroti Pemberitaan Firman yang Dinilai Picu Kegaduhan

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Kesbangpol Rohil inginkan generasi muda, pembentukan karakter agar jauh dari narkoba

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Di Mungkal, Rumah Guru Berdiri di Tengah Jalan yang Berlubang

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Abrasi Pulau Bengkalis Kian Parah, Warga Kini Dihantui Krisis BBM

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Jemput Aspirasi, Anggota DPRD Pekanbaru Sigit Yuwono Laksanakan Reses

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0

BERITA TERBARU

133 Pedagang Aksi di DPRD Pekanbaru, Soroti Pemberitaan Firman yang Dinilai Picu Kegaduhan

133 Pedagang Aksi di DPRD Pekanbaru, Soroti Pemberitaan Firman yang Dinilai Picu Kegaduhan

Senin, 7 September 2026
Di Mungkal, Rumah Guru Berdiri di Tengah Jalan yang Berlubang

Di Mungkal, Rumah Guru Berdiri di Tengah Jalan yang Berlubang

Sabtu, 5 September 2026
Investor Kripto Bertambah, Transaksi Nasional Anjlok, INDODAX Justru Tembus Rp8,7 Triliun

Investor Kripto Bertambah, Transaksi Nasional Anjlok, INDODAX Justru Tembus Rp8,7 Triliun

Selasa, 1 September 2026
HUT ke-81 RI, Bea Cukai Bengkalis Bawa Bantuan ke Sungai Pakning

HUT ke-81 RI, Bea Cukai Bengkalis Bawa Bantuan ke Sungai Pakning

Jumat, 28 Agustus 2026
Bitcoin Meledak ke US$80.000, INDODAX Ingatkan Investor Jangan FOMO

Bitcoin Meledak ke US$80.000, INDODAX Ingatkan Investor Jangan FOMO

Kamis, 27 Agustus 2026

Riau Integritas – Sajikan Berita Jujur & Berdedikasi.
Portal Berita Riau Terpercaya, Berita Riau, Berita Pekanbaru, Portal Berita Pekanbaru

Perusahaan

  • Home
  • Info Pariwara
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Follow Us

Ikuti Kami, untuk mendapatkan berita terbaru hari ini

  • Home
  • Info Pariwara
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Copyrights © 2021 - 2026 Riau Integritas - Sajikan Berita Jujur & Berdedikasi. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
    • Berita Bengkalis
    • Berita Dumai
    • Berita Indragiri Hilir
    • Berita Indragiri Hulu
    • Berita Kampar
    • Berita Kepri
    • Berita Kuantan Singingi
    • Berita Pekanbaru
    • Berita Pelalawan
    • Berita Rokan Hilir
    • Berita Rokan Hulu
    • Berita Siak
  • Bisnis
    • Ekonomi
    • Properti
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Politik
  • Serba Serbi
    • Kesehatan
    • Selebriti
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Otomotif
    • Olah Raga
    • Advertorial
    • Opini
    • Pemerintahan

Copyrights © 2021 - 2026 Riau Integritas - Sajikan Berita Jujur & Berdedikasi. All rights reserved.