Siak, RI – Pemilik mobil pribadi dan sopir mobil angkutan sembako mengeluhkan antrian panjang disejumlah SPBU Pertamina Perawang terkait BBM Bio Solar setiap pagi,Malahan sering setengah hari stok BBM Bio Solar sudah habis di SPBU Pertamina Km.9 Perawang,Kecamatan Tualang.
Sopir mobil angkutan sembako mempertanyakan mobil-mobil Subkontraktor PT. Indah Kiat Pulp & Paper Tbk Perawang ikut mengisi BBM Bio solar di SPBU Pertamina, Karena setau mereka mobil sekelas subkontraktor PT.ndah Kiat Pulp & Paper TBK Perawang harusnya menggunakan BBM Solar Industri atau Solar Dexlite di SPBU Pertamina.
“Setiap pagi mobil subkontraktor sudah ikut berjejeran antri BBM Bio Solar sebelum SPBU Pertamina buka,Karena hampir setiap hari stok BBM Bio solar SPBU Pertamina di Km. 9 Perawang setengah hari sudah habis,” ucap Izal sopir sembako kepada awak media saat antri minyak Bio solar di SPBU Pertamina Km.9 Perawang.
“Kalau minyak BBM Bio Solar Dexlite awet di SPBU ini, Karena jarang yang beli itupun kalau habis BBM Bio solar baru ada yang beli,” sambungnya
Pada hari Jumat(23/04/2022) awak media berbincang-bincang dengan Robi pemilik mobil pribadi mobil kijang Innova yang ikut antrian BBM Bio solar di SPBU Pertamina Km.5 Perawang menyampaikan kalau Mobil-mobil angkut pekerja subkontraktor PT.IKPP Tbk Perawang rata-rata membeli BBM Bio solar di SPBU Pertamina Km.5 Perawang karena memang BMM solar Dexlite tidak di jual disini.
“Penggunaan BBM Bio solar subkontraktor sangat merugikan pengguna mobil pribadi dan mobil pelaku usaha kecil yang uangnya terbatas, Apalagi di waktu BBM Bio solar langka – langka kemarin,” ucap Robi.
Taufikurachman jabatan Area Manager Communication Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menyampaikan kepada awak media bahwa kendaraan subkontraktor wajib menggunakan BBM solar jenis Dexlite dan solar Industri, Masalah sanksi dan tindakan dilakukan oleh Instansi kepolisian setempat yang berwenang. Karena kami hanya bisa menindak SPBU Pertaminanya apabila melakukan pelanggaran dan menimbun BBM terkhusus subsidi.
Hingga pengamatan awak media pada hari Kamis (21/04/2022) menemukan kejanggalan mobil subkontraktor jenis coltdiesel dipergunakan mengisi BBM Bio solar dua kali dalam waktu tiga puluh menit, Hingga awak media ikuti sampai kegudang subkontraktor dan sesampai gudang didapati sopir lagi menyalin BBM Bio solar tersebut kedirigen dengan alasan untuk mobil crane yang lagi kerja di area PT.IKPP Tbk Perawang.(Gio)














