LANGSA- Gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Yang terletak di jalan Panglima Polim, Gampong Jawa, Kecamatan Langsa Kota, Kota Langsa, Aceh beberapa bagian bangunan rusak bahkan ambruk.
Untung saja sekolah sedang libur, jika tidak siswa akan ikut kena imbas kerusakan pada bagian sekolah tersebut.
Amatan Biro Riau Integritas.com di lokasi sekolah tersebut, Minggu, 16 Juli 2023, terlihat beberapa bagian bangunan sekolah rusak, seperti knopi parkir di bagian belakang sekolah tersebut rubuh, tiang penyangga atap lapuk diduga sudah lama tak diperbaiki.
Kemudian, bagian plafon gedung sekolah bagian belakang juga runtuh, ini akibat bahan plafon dari gipsum tidak kuat atau tahan lama, hingga runtuh, namun tidak ada korban jiwa karena sekolah sedang libur semester tahun 2023.
Dibagian depan gedung sekolah juga terlihat plafon runtuh, jika di amati hampir semua bagian plafon sekolah rusak sudah tidak layak untuk tempat proses belajar dan mengajar jika tiba-tiba runtuh bisa melukai murid.
Dan ditemukan bangku murid ada yang lapuk bahkan ada yang dilapisi plastik, tidak layak pakai, diduga Pemerintah kota Langsa dan Dinas Pendidikan dan KebudayaanTidak punya Perhatian terhadap SDN 2 Langsa tersebut.
Menurut data yang di himpun media Riau Integritas.com, sekolah SDN 2 Langsa pada tahun 2018 lalu mendapat dana rehabilitasi sebesar Rp.398.230 juta rupiah, namun 4 tahun kemudian 2023 ini sudah tidak lagi biaya rehabilitasi.
Masyarakat sekitar sekolah saat ditanyakan Media ini menyebutkan, tidak diketahui secara pasti mengapa di beberapa bagian gedung sekolah tersebut runtuh, diduga ada bagian bangunan sudah lapuk.
Pemerintah kota Langsa harus segera memperbaiki bagian gedung sekolah SDN 2 itu, agar siswa dan guru tidak was-was, apa lagi besok Senin, 17 Juli 2023 proses belajar mengajar sudah di mulai, sebut masyarakat yang belum di ketahui namanya.
Kami media Riau Integritas com memintai kepada pemerintah Kota Langsa, terutama Penjabat (Pj) Walikota Langsa, Ir. Said Mahdum Majid, dapat meninjau gedung SDN 2 yang sudah rusak parah.
Jika tidak meninjau, kami anggap tidak punya niat untuk memperbaiki kondisi gedung SD Negeri 2 langs yang sudah kopak kapik ini.
Keterangan dari sekolah tentang penyebab bagian gedung sekolah runtuh belum di peroleh media ini sampai berita di kirim ke redaksi. (Mts.007)














