Riau Integritas
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
    • Berita Bengkalis
    • Berita Dumai
    • Berita Indragiri Hilir
    • Berita Indragiri Hulu
    • Berita Kampar
    • Berita Kepri
    • Berita Kuantan Singingi
    • Berita Pekanbaru
    • Berita Pelalawan
    • Berita Rokan Hilir
    • Berita Rokan Hulu
    • Berita Siak
  • Bisnis
    • Ekonomi
    • Properti
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Politik
  • Serba Serbi
    • Kesehatan
    • Selebriti
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Otomotif
    • Olah Raga
    • Advertorial
    • Opini
    • Pemerintahan
Riau Integritas - Sajikan Berita Jujur & Berdedikasi - Portal Berita Pekanbaru
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
    • Berita Bengkalis
    • Berita Dumai
    • Berita Indragiri Hilir
    • Berita Indragiri Hulu
    • Berita Kampar
    • Berita Kepri
    • Berita Kuantan Singingi
    • Berita Pekanbaru
    • Berita Pelalawan
    • Berita Rokan Hilir
    • Berita Rokan Hulu
    • Berita Siak
  • Bisnis
    • Ekonomi
    • Properti
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Politik
  • Serba Serbi
    • Kesehatan
    • Selebriti
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Otomotif
    • Olah Raga
    • Advertorial
    • Opini
    • Pemerintahan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Riau Integritas
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita Pilihan

Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno: Nuklir Strategis untuk Ketahanan Energi dan Net Zero 2060

Admin Riau Integritas Oleh Admin Riau Integritas
Senin, 2 Maret 2026
di Berita Pilihan, Ekonomi, Nasional
Reading Time:3 mins read
A A
0
Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno: Nuklir Strategis untuk Ketahanan Energi dan Net Zero 2060
0
SHARES
12
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Riauintegritas.com – Isu pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) kembali menguat dalam peta kebijakan energi nasional. Pemerintah menargetkan PLTN pertama beroperasi pada 2032 di Bangka Belitung dengan kapasitas 250 MW, disusul proyek kedua di Kalimantan Barat pada 2033 dengan kapasitas serupa. Total awal yang disiapkan mencapai 500 MWe, dengan proyeksi pengembangan hingga 7 GWe pada 2040.

 

RelatedPosts

Disperindag Bengkalis Dikejar DPRD, Kuota Barcode Pertalite dan Solar Diminta Diperbesar demi Kelancaran BBM

Warga Bengkalis Masih Berburu Pertalite, PMII: Jangan Cuma Rapat di Jakarta

SPPD Fiktif DPRD Pekanbaru: THL Jadi Tersangka, Siapa Aktor Utama Kasus Korupsinya?

Di tengah dinamika tersebut, *Eddy Soeparno*, Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PAN, menegaskan bahwa energi nuklir memiliki nilai strategis untuk memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus menjawab tantangan dekarbonisasi.

 

Pernyataan itu ia sampaikan dalam Kick-off Forum *Nuclear Energy Awareness for Indonesia’s Low-Carbon Future* yang digelar oleh *Perusahaan Listrik Negara* bekerja sama dengan *Tony Blair Institute for Global Change* dan Ecanid, Rabu (11/2).

 

“Seluruh kebijakan energi nasional harus memastikan Indonesia mampu memenuhi kebutuhan energinya, baik dari sumber dalam negeri maupun impor, sambil tetap berkomitmen pada dekarbonisasi menuju net zero emission pada 2060 atau lebih cepat,” tegas Eddy.

 

*Paradoks Energi Negeri Kaya Sumber Daya*

 

Eddy menyoroti paradoks yang selama ini membayangi sektor energi Indonesia. Di satu sisi, Indonesia kaya akan sumber daya alam, mulai dari batu bara hingga potensi energi baru dan terbarukan.

 

Namun di sisi lain, ketergantungan pada komoditas tertentu serta volatilitas pasar global masih menjadi ancaman terhadap stabilitas pasokan dan harga energi.

 

Karena itu, transisi energi tidak bisa semata berbasis idealisme hijau. Ia harus realistis, mempertimbangkan lima aspek krusial: ketersediaan, keterjangkauan, kesiapan teknologi, keberlanjutan lingkungan, dan keandalan sistem.

 

Dalam kerangka itulah, nuklir dipandang sebagai opsi strategis. Berbeda dengan energi fosil yang sarat emisi karbon, pembangkit nuklir menghasilkan listrik dalam skala besar dengan emisi sangat rendah.

 

Di saat kebutuhan listrik nasional tumbuh lebih cepat dibanding pertumbuhan energi primer, sumber daya baseload yang stabil menjadi kebutuhan mendesak.

 

*Catatan Kritis: Regulasi, Limbah, dan Geopolitik*

 

Meski demikian, Eddy tidak menutup mata terhadap kompleksitas pembangunan PLTN. Ia mengingatkan bahwa proyek nuklir bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan proyek teknologi tinggi dengan konsekuensi jangka panjang.

 

Aspek pengelolaan limbah radioaktif, kebutuhan pembiayaan besar, kesiapan teknologi nasional, hingga standar keselamatan internasional menjadi prasyarat mutlak.

 

Regulasi harus ketat dan transparan, pengawasan harus independen, serta komunikasi publik harus terbuka untuk membangun kepercayaan masyarakat.

 

Ia juga menyinggung faktor geopolitik sebagai variabel penting. Dinamika perdagangan global dan relasi dengan negara-negara pemasok teknologi, termasuk Amerika Serikat, bisa memengaruhi pilihan mitra strategis dalam pembangunan PLTN.

 

“Indonesia harus cermat agar setiap kerja sama tetap menjaga kedaulatan dan kepentingan nasional,” ujarnya.

 

*Reaktor Modular dan Opsi Teknologi Baru*

 

Perkembangan teknologi reaktor generasi baru turut menjadi pertimbangan. Sejumlah negara kini mengadopsi reaktor dengan sistem keselamatan pasif dan pendekatan modular yang memungkinkan komponen diproduksi secara standar sebelum dirakit di lokasi.

 

Skema ini dinilai mampu meningkatkan efisiensi dan konsistensi kualitas.

 

Di Indonesia, *PT Thorcon Power Indonesia* menjadi salah satu pihak swasta yang mengusulkan reaktor modular berbasis teknologi *molten salt reactor* (MSR). Reaktor Thorcon diklaim mampu menghasilkan daya 2 x 250 MW dan beroperasi pada temperatur tinggi dengan tekanan rendah, yang disebut-sebut lebih aman dibandingkan PLTN konvensional.

 

Namun, adopsi teknologi baru tentu memerlukan uji kelayakan, regulasi adaptif, serta kesiapan sumber daya manusia nasional.

 

 

*Diskursus yang Tak Bisa Ditunda*

 

Dengan target awal 500 MWe dan proyeksi 7 GWe pada 2040, energi nuklir kini semakin masuk dalam dokumen perencanaan strategis nasional.

 

Pertanyaannya bukan lagi apakah Indonesia membutuhkan tambahan kapasitas listrik, melainkan sumber apa yang paling rasional, berkelanjutan, dan berdaulat untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

 

Eddy menegaskan, diskursus publik dan perencanaan matang harus dimulai sejak sekarang.

 

“Dengan regulasi ketat, perencanaan komprehensif, dan pilihan teknologi yang tepat, ketahanan energi dan komitmen iklim Indonesia bisa berjalan beriringan,” tutupnya.

 

Di tengah tekanan perubahan iklim dan tuntutan pertumbuhan ekonomi, nuklir kini bukan sekadar opsi alternatif.

 

Ia telah masuk radar sebagai instrumen strategis—yang jika dikelola cermat, bisa menjadi fondasi baru ketahanan energi nasional. (*)

Tags: Eddy SoeparnoNuklir Strategis untuk Ketahanan Energi dan Net Zero 2060Wakil Ketua MPR RI
Previous Post

Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno Dorong PLTN 2032, Sebut Nuklir Opsi Bersih dan Andal

Next Post

Potret Buram APBD Rohil 2026: BKPSDM Borong Kamera ‘Sultan’ dan Habiskan Anggaran Tanda Jasa untuk Jalan-Jalan

BERITA TERKAIT

Disperindag Bengkalis Dikejar DPRD, Kuota Barcode Pertalite dan Solar Diminta Diperbesar demi Kelancaran BBM
Berita

Disperindag Bengkalis Dikejar DPRD, Kuota Barcode Pertalite dan Solar Diminta Diperbesar demi Kelancaran BBM

Selasa, 14 Juli 2026
Warga Bengkalis Masih Berburu Pertalite, PMII: Jangan Cuma Rapat di Jakarta
Berita

Warga Bengkalis Masih Berburu Pertalite, PMII: Jangan Cuma Rapat di Jakarta

Sabtu, 11 Juli 2026
SPPD Fiktif DPRD Pekanbaru: THL Jadi Tersangka, Siapa Aktor Utama Kasus Korupsinya?
Berita

SPPD Fiktif DPRD Pekanbaru: THL Jadi Tersangka, Siapa Aktor Utama Kasus Korupsinya?

Rabu, 8 Juli 2026
Abrasi Pulau Bengkalis Kian Parah, Warga Kini Dihantui Krisis BBM
Berita

Abrasi Pulau Bengkalis Kian Parah, Warga Kini Dihantui Krisis BBM

Selasa, 7 Juli 2026
Belum Tuntas Kasus SPPD Fiktif, Dugaan Korupsi Dana Sosper DPRD Pekanbaru Rp4,6 Miliar Meledak
Berita

Belum Tuntas Kasus SPPD Fiktif, Dugaan Korupsi Dana Sosper DPRD Pekanbaru Rp4,6 Miliar Meledak

Senin, 6 Juli 2026
Tuntutan Korupsi PT SPRH Dibacakan, INPEST Desak Hakim Ungkap Aktor Utama
Berita

Tuntutan Korupsi PT SPRH Dibacakan, INPEST Desak Hakim Ungkap Aktor Utama

Minggu, 5 Juli 2026
Next Post
Potret Buram APBD Rohil 2026: BKPSDM Borong Kamera ‘Sultan’ dan Habiskan Anggaran Tanda Jasa untuk Jalan-Jalan

Potret Buram APBD Rohil 2026: BKPSDM Borong Kamera ‘Sultan’ dan Habiskan Anggaran Tanda Jasa untuk Jalan-Jalan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Duka Mendalam di Hati Korban Kebakaran 11 Ruko Bagan Batu

    Duka Mendalam di Hati Korban Kebakaran 11 Ruko Bagan Batu

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Operasi Senyap di Pesisir Mentok, Dua Truk Timah Diamankan Tanpa Kejelasan Tersangka

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Kredibiltas Sosok Muflihun, “turun” ke “jantung” Problema Warganya

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Sekretariat DPD Partai PAN Kota Langsa Diresmikan

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Kasmarni Berharap Kepada Kepengurusan LPTQ Yang Baru, Untuk Terus Tingkatkan Lebih Baik dan Maju

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0

BERITA TERBARU

Hadiri Workshop APKASI & Sawit Expo 2026, Bupati Rohil Dorong Regulasi Pro Petani Sawit

Hadiri Workshop APKASI & Sawit Expo 2026, Bupati Rohil Dorong Regulasi Pro Petani Sawit

Rabu, 15 Juli 2026
Pemkab Rohil Torehkan Prestasi Nasional, TP PKK Terima Penghargaan Program Imunisasi Zero Dose

Pemkab Rohil Torehkan Prestasi Nasional, TP PKK Terima Penghargaan Program Imunisasi Zero Dose

Rabu, 15 Juli 2026
Disperindag Bengkalis Dikejar DPRD, Kuota Barcode Pertalite dan Solar Diminta Diperbesar demi Kelancaran BBM

Disperindag Bengkalis Dikejar DPRD, Kuota Barcode Pertalite dan Solar Diminta Diperbesar demi Kelancaran BBM

Selasa, 14 Juli 2026
Warga Bengkalis Masih Berburu Pertalite, PMII: Jangan Cuma Rapat di Jakarta

Warga Bengkalis Masih Berburu Pertalite, PMII: Jangan Cuma Rapat di Jakarta

Sabtu, 11 Juli 2026
SPPD Fiktif DPRD Pekanbaru: THL Jadi Tersangka, Siapa Aktor Utama Kasus Korupsinya?

SPPD Fiktif DPRD Pekanbaru: THL Jadi Tersangka, Siapa Aktor Utama Kasus Korupsinya?

Rabu, 8 Juli 2026

Riau Integritas – Sajikan Berita Jujur & Berdedikasi.
Portal Berita Riau Terpercaya, Berita Riau, Berita Pekanbaru, Portal Berita Pekanbaru

Perusahaan

  • Home
  • Info Pariwara
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Follow Us

Ikuti Kami, untuk mendapatkan berita terbaru hari ini

  • Home
  • Info Pariwara
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Copyrights © 2021 - 2026 Riau Integritas - Sajikan Berita Jujur & Berdedikasi. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
    • Berita Bengkalis
    • Berita Dumai
    • Berita Indragiri Hilir
    • Berita Indragiri Hulu
    • Berita Kampar
    • Berita Kepri
    • Berita Kuantan Singingi
    • Berita Pekanbaru
    • Berita Pelalawan
    • Berita Rokan Hilir
    • Berita Rokan Hulu
    • Berita Siak
  • Bisnis
    • Ekonomi
    • Properti
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Politik
  • Serba Serbi
    • Kesehatan
    • Selebriti
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Otomotif
    • Olah Raga
    • Advertorial
    • Opini
    • Pemerintahan

Copyrights © 2021 - 2026 Riau Integritas - Sajikan Berita Jujur & Berdedikasi. All rights reserved.