
Langsa, Riauintegritas.com – Program ketahanan pangan sumber Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Dana Desa tahun 2022 lalu sebesar 20% di Gampong Daulat Kecamatan Langsa Kota, Kota Langsa kembali terlihat bahwa kegiatan tersebut diduga lebih kepada kegiatan formalitas yang dilakukan pihak Gampong (Desa).
Amatan dilakukan media ini di lokasi tepatnya jalan Melayu Dua Gampong Daulat, Senin, 3 April 2023 dilahan tersebut didapati dan terlihat oleh tim wartawan media ini Polibag kantong plastik sebagiannya sudah tidak berisi tanaman lagi bahkan sudah berserakan dan lahan sudah dipenuhi rumput sepertinya lahan tersebut sudah di tinggalkan.
Didalam polibag dipenuhi rumput sementara yang sebagiannya lagi, tanaman yang ditanami terlihat sudah mengering, layu dan mati terkulai.
Terkait hal ini, layak diduga bahwa kegiatan ketahanan pangan yang dilakukan pihak Gampong (desa) itu diduga tidak dilakukan secara serius.
Sementara besaran anggaran yang dikucurkan guna terlaksananya kegiatan program ketahanan pangan itu mencapai angka Rp.40 jutaan rupiah mengatas namakan Kelompok “Cinta Tani”.
Terkait amatan yang dilakukan terhadap program ketahanan pangan yang diduga hanya kegiatan Formalitas di Gampong Daulat tersebut.
Geuchik (Kepala Desa) yang hendak dijumpai di kantornya pada siang tadi untuk di konfirmasi yang bersangkutan sedang tidak berada ditempat.
Hal yang sama, saat dihubungi melalui sambungan seluler yang dilakukan berkali-kali pada nomor 081377252xxx , Geuchik (Kepala Desa) juga tidak mengangkat panggilan masuk sampai berita di kirim ke redaksi belum diperoleh keterangan yang bersangkutan.(MT-007)














