Riau Integritas
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Login
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
    • Berita Bengkalis
    • Berita Dumai
    • Berita Indragiri Hilir
    • Berita Indragiri Hulu
    • Berita Kampar
    • Berita Kepri
    • Berita Kuantan Singingi
    • Berita Pekanbaru
    • Berita Pelalawan
    • Berita Rokan Hilir
    • Berita Rokan Hulu
    • Berita Siak
  • Bisnis
    • Ekonomi
    • Properti
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Politik
  • Serba Serbi
    • Kesehatan
    • Selebriti
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Otomotif
    • Olah Raga
    • Advertorial
    • Opini
    • Pemerintahan
Riau Integritas - Sajikan Berita Jujur & Berdedikasi - Portal Berita Pekanbaru
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
    • Berita Bengkalis
    • Berita Dumai
    • Berita Indragiri Hilir
    • Berita Indragiri Hulu
    • Berita Kampar
    • Berita Kepri
    • Berita Kuantan Singingi
    • Berita Pekanbaru
    • Berita Pelalawan
    • Berita Rokan Hilir
    • Berita Rokan Hulu
    • Berita Siak
  • Bisnis
    • Ekonomi
    • Properti
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Politik
  • Serba Serbi
    • Kesehatan
    • Selebriti
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Otomotif
    • Olah Raga
    • Advertorial
    • Opini
    • Pemerintahan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Riau Integritas
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Melirik Nasib Pilu Masyarakat Bencah Seratus Kota Garo Kampar

Toni Octora Oleh Toni Octora
Minggu, 8 Oktober 2023
di Berita
Reading Time:3 mins read
A A
0
Melirik Nasib Pilu Masyarakat Bencah Seratus Kota Garo Kampar
0
SHARES
116
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KAMPAR- “Sudah jatuh, masih tertimpa tangga”, pepatah ini pun tampaknya belum cukup untuk menggambarkan keadaan masyarakat Bencah Seratus, Kota Garo, Tapung, Kampar.

Betapa tidak, tanah leluhur yang sudah didiami semenjak Republik belum lagi berdiri, kini telah berpindah tangan menjadi area usaha pengusaha keturunan.

RelatedPosts

Skandal Ijazah Palsu Dan Mafia Tanah Oknum Kades Terkuak 

Razia Bocor? Ekskavator Tambang Ilegal Hilang Sehari Sebelum Penindakan

F-JUPNAS GIZI Sambut Baik Ajakan Kepala BGN Jadikan Medsos Instrumen Pengawasan Program MBG

Sementara mereka mesti tersingkir dan eksodus ke wilayah lain, baik di sekitar area Tapung sendiri ataupun ke pinggiran Sungai Siak.

Parahnya, kini tangan-tangan kekuasaan oknum DLHK turut pula memojokkan dan menghalang-halangi usaha mereka dalam menggarap sepotong tanah yang tersisa.

Berawal lebih dua dasawarsa silam. Saat masyarakat tempatan diiming-imingi kerjasama pemanfaatan lahan mereka lewat Kredit Koperasi Primer Anggota (KKPA).

Masyarakat pun diarahkan untuk membentuk kelompok tani bernama “Tunas Karya” guna mengorganisir jalannya kerjasama pendirian dan pengelolaan perkebunan kelapa sawit.

Namun 23 tahun berlalu, kebun sawit telah berdiri dan tentunya menghasilkan akumulasi rupiah yang banyak. Sementara masyarakat tetap tidak mendapat bagian sama sekali.

Seluas hampir seribu hektar dari total 1.200 hektar tanah ulayat telah dimiliki pengusaha keturunan Tionghoa. Separuhnya dikuasai Hansen William (CV Alam Riau Bertuah) dengan mencatut nama Kelompok Tani Tunas Karya.

Ketua kelompok tani tersebut, Zainal, membantah bahwa mereka pernah berurusan jual beli lahan ataupun kerjasama.

“Nama kelompok tani kami dicatut dan disalahgunakan,”pungkas Zainal. Sedangkan sebahagian lagi dikuasai oleh Kwancin alias Acin alias Acin Togel, pengusaha Cina yang luas dikenal sebagai  bandar judi yang sekarang disebut-sebut berdomisili di luar negeri.

Parahnya, sudahlah kerjasama pengelolaan kawasan yang secara administratif masih berstatus sebagai hutan produksi itu menguap begitu saja tanpa kejelasan.

Jejak peradaban masyarakat yang ada di atas tanah garapan itu turut pula dimusnahkan. “Kuburan leluhur dan orang-orang tua kami sudah habis dibuldozer, begitu juga mushalla tempat kami beribadah dahulu,”tutur Bahar Leli (58), penduduk asli kelahiran Dusun Bencah Seratus.

Tidak sampai di sana. Jalur darat untuk masuk ke sisa-sisa tanah masyarakat yang hanya tersisa kurang lebih 100 hektar pun turut ditutup.

Akibatnya, hak servitude penduduk atas lahan mereka diabaikan begitu saja. Padahal ada nelayan yang berpuluh tahun menggantungkan hidup dari aktivitas di tepian sungai.

Ada pula pekebun karet kecil yang memerlukan jalan tersebut. Apabila mereka mencoba masuk, intimidasi dari preman dan oknum aparat yang membekingi baik pihak kebun Kwancin maupun Hansen telah menanti.

“Ayah saya sudah berkebun karet di sini sejak tahun 1988, tapi belakangan kami tidak bisa masuk. Terpaksa lah kami lewat jalur sungai, dengan sampan atau perahu, yang tentu lebih sulit dan juga mahal,”paparnya.

Mau bagaimana lagi, kami tak berani dengan preman dan aparat,” cerita Nanda Bahtera, pemilik lahan warisan orangtuanya di daerah tersebut.

Beberapa bulan belakangan, sekira September 2023, dengan niat merevitalisasi lahan yang sudah kosong dan tidak produktif (hanya ditumbuhi ilalang meskipun status administratifnya adalah kawasan hutan), beberapa warga lokal berinisiatif menyewa alat berat.

Tujuannya adalah berkebun dengan tanaman tua atau tanaman hutan, semisal jengkol, karet ataupun durian.

Namun baru saja mereka berkegiatan di sana untuk mengeruk lahan yang banjir akibat limpahan air dari kanal kebun sawit Kwancin, ratusan aparat DLHK beserta Polhut serta-merta menggeruduk dan menghentikan aktivitas mereka.

Aparat-aparat yang hadir tersebut sangat tegas bertindak menyegel lahan atas nama hukum dan perlindungan terhadap kawasan hutan.

Tanpa mau menyadari bahwa kenyataannya lahan yang mereka sebut hutan di mana mereka tengah berdiri itu sebahagian besarnya adalah ladang sawit ilegal para pengusaha besar.

Kami hanya bersihkan lahan yang tak sampai 30 hektar mereka bukan main tegas. Ini kebun sawit hampir seribu hektar sudah berpuluh tahun ada mereka tutup mata. Dimana keadilan?” Mukti Arifin bertanya.

“Kami rakyat kecil hanya ingin membangun pondok untuk tempat berteduh ketika mencari ikan, ingin menanam lahan kami sendiri dengan tanaman tua, mereka bilang harus ada izin menteri,”terangnya.

Jauh betul rasanya kami orang kampung ini ingin berurusan dengan menteri di Jakarta sana pula”, tutur orang tua dan tokoh tempatan itu.

Apa yang terjadi di Bencah Seratus ini seharusnya me jadi perhatian. Betapa carut-marut konflik agraria masih saja terjadi, dan sebahagian besarnya masih mengorbankan hak masyarakat kecil dan pemilik tanah ulayat

Bahar Leli, selalu perwakilan masyarakat Bencah Seratus saat ini telah mengadukan nasibnya dan membuat laporan resmi ke Polda Riau.

Masyarakat Bmecah Seratus terus berharap bahwa pemerintah akan segera bertindak dan aparatur hukum bisa menanggapi laporan mereka.

Sekaligus, memberi perlindungan, pengayoman dan menghadirkan rasa keadilan bagi komunitas termarginalkan. Jangan sampai idiom “hukum tajam ke bawah tapi tumpul ke atas” lagi-lagi jadi kenyataan yang dilestarikan. (AR).

Tags: EkonomiNasip Pilu Warga Kota Garo
Previous Post

Tingkatkan Kamtibmas, Polsek Pinggir Gelar Minggu Kasih

Next Post

Kurangi Abrasi, PT Timah Tbk Sosialisasikan Rencana Pemasangan Penahan Abrasi ke Warga

BERITA TERKAIT

Skandal Ijazah Palsu Dan Mafia Tanah Oknum Kades Terkuak 
Berita

Skandal Ijazah Palsu Dan Mafia Tanah Oknum Kades Terkuak 

Kamis, 5 Maret 2026
Razia Bocor? Ekskavator Tambang Ilegal Hilang Sehari Sebelum Penindakan
Berita

Razia Bocor? Ekskavator Tambang Ilegal Hilang Sehari Sebelum Penindakan

Rabu, 4 Maret 2026
F-JUPNAS GIZI Sambut Baik Ajakan Kepala BGN Jadikan Medsos Instrumen Pengawasan Program MBG
Politik

F-JUPNAS GIZI Sambut Baik Ajakan Kepala BGN Jadikan Medsos Instrumen Pengawasan Program MBG

Rabu, 4 Maret 2026
Ketua Komisi XII Bambang Patijaya Ajak Media Kawal Reformasi Tata Kelola Tambang
Peristiwa

Ketua Komisi XII Bambang Patijaya Ajak Media Kawal Reformasi Tata Kelola Tambang

Rabu, 4 Maret 2026
Tegakkan Integritas, Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh: Sanksi PDTH Jaga Nama Baik Polri
Berita

Tegakkan Integritas, Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh: Sanksi PDTH Jaga Nama Baik Polri

Senin, 2 Maret 2026
Polda Riau Berikan Pendampingan Trauma Healing kepada Korban Penganiayaan Mahasiswi UIN Suska
Berita

Polda Riau Berikan Pendampingan Trauma Healing kepada Korban Penganiayaan Mahasiswi UIN Suska

Sabtu, 28 Februari 2026
Next Post
Kurangi Abrasi, PT Timah Tbk Sosialisasikan Rencana Pemasangan Penahan Abrasi ke Warga

Kurangi Abrasi, PT Timah Tbk Sosialisasikan Rencana Pemasangan Penahan Abrasi ke Warga

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Kejaksaan Negeri Rohil Amankan YK terkait kasus pengniayaan

    Kejaksaan Negeri Rohil Amankan YK terkait kasus pengniayaan

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Potret Buram APBD Rohil 2026: BKPSDM Borong Kamera ‘Sultan’ dan Habiskan Anggaran Tanda Jasa untuk Jalan-Jalan

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Investasi Digital Rp3,5 Miliar Bapenda Rohil Dipertanyakan; Realisasi PAD Awal 2026 Baru Menyentuh 0,6% di Tengah Ancaman Defisit

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Skandal “Bancakan” Anggaran Bapenda Rohil: Investasi Digital Rp3,7 Miliar Plus ATK Setengah Miliar, Tapi PAD Januari Hanya 0,26%!

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Ironi : APBD Rohil 2026 Anggaran Alat Listrik BKPSDM, ‘Gemuk’Rp44 Juta, Layanan Publik Disdukcapil Justru ‘Dianaktirikan’,

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0

BERITA TERBARU

Skandal Ijazah Palsu Dan Mafia Tanah Oknum Kades Terkuak 

Skandal Ijazah Palsu Dan Mafia Tanah Oknum Kades Terkuak 

Kamis, 5 Maret 2026
Polsek Pujud amankan satu pelaku dengan BB 3,72 Gram sabu

Polsek Pujud amankan satu pelaku dengan BB 3,72 Gram sabu

Kamis, 5 Maret 2026
Dishub Bengkalis Jamin Kesiapan Lima Kapal untuk Arus Mudik dan Balik Lebaran

Dishub Bengkalis Jamin Kesiapan Lima Kapal untuk Arus Mudik dan Balik Lebaran

Kamis, 5 Maret 2026
Ketua STAI Ar-Ridho Tutup Semarak Ramadan 1447 H

Ketua STAI Ar-Ridho Tutup Semarak Ramadan 1447 H

Kamis, 5 Maret 2026
Dishub Bengkalis Pastikan Arus Mudik dan Balik Lancar Lewat Penataan Pelabuhan

Dishub Bengkalis Pastikan Arus Mudik dan Balik Lancar Lewat Penataan Pelabuhan

Rabu, 4 Maret 2026

Riau Integritas – Sajikan Berita Jujur & Berdedikasi.
Portal Berita Riau Terpercaya, Berita Riau, Berita Pekanbaru, Portal Berita Pekanbaru

Perusahaan

  • Home
  • Info Pariwara
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Follow Us

Ikuti Kami, untuk mendapatkan berita terbaru hari ini

  • Home
  • Info Pariwara
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Copyrights © 2021 - 2026 Riau Integritas - Sajikan Berita Jujur & Berdedikasi. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
    • Berita Bengkalis
    • Berita Dumai
    • Berita Indragiri Hilir
    • Berita Indragiri Hulu
    • Berita Kampar
    • Berita Kepri
    • Berita Kuantan Singingi
    • Berita Pekanbaru
    • Berita Pelalawan
    • Berita Rokan Hilir
    • Berita Rokan Hulu
    • Berita Siak
  • Bisnis
    • Ekonomi
    • Properti
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Politik
  • Serba Serbi
    • Kesehatan
    • Selebriti
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Otomotif
    • Olah Raga
    • Advertorial
    • Opini
    • Pemerintahan

Copyrights © 2021 - 2026 Riau Integritas - Sajikan Berita Jujur & Berdedikasi. All rights reserved.