LANGSA- Sebanyak 66 Geuchik (Kepala Desa) dan ratusan Kaur dan Kasi serta aparatur Gampong lainnya sudah mulai rasa cemas jika Dana Desa dari anggaran Pendapatan Belanja Kota (A.P.B.K) Kota Langsa tidak cair dalam Minggu ini.
Geuchik, aparatur Gampong tidak bisa melaksanakan lebaran Idul Fitri 1444 Hijiriah yang akan jatuh pada tanggal, 22 Apri 2023.
Gaji dan insentif para Geuchik (Kepala Desa) serta aparatur Gampong (Desa) belum di terima dari bulan Januari sampai April 2023, ada 4 bulan mereka itu belum gajian. Sementara instruksi presiden gaji Geuchik (Kepala Desa) di bayar tiap bulan.
Namun sampai sekarang belum ada tanda-tanda akan di bayar, beginilah kalau dana desa berada di kas pemerintah kota, selalu terlambat atau memang uangnya tidak ada dalam kas pemerintah kota Langsa.
Salah seorang Geuchik (Kepala Desa) dalam kecamatan Langsa Timur yang tidak bersedia nama di tulis, Selasa, 11 April 2023 kepada media ini mengatakan, sangat kuatir jika dana desa dari sumber A.P.B.K tidak cair dalam minggu depan, semua perangkatnya tidak gajian dan lebaran sudah dekat bagi aparatur Gampong menjadi resah.
Mengingat mereka telah bekerja membantu Gampong, namun upah belum di terima, anak istrinya pasti tanya, lebaran sudah dekat baju anak-anak belum beli dan lainnya juga, ini yang menjadi kekuatiran bagi geuchik tersebut.
Geuchik Kepala (Desa) Gampong dalam Kecamatan Langsa Barat yang juga minta namanya jangan di publikasikan, Rabu, 12 April 2023, juga mengatakan hal yang sama, kami para geuchik sudah mengajukan pencairan dana A.P.B.K untuk pembayaran gaji aparatur Gampong,” sebutnya.
” Namun sampai saat ini belum ada tanda-tanda akan cair, kami para geuchik (Kepala Desa) hampir setiap saat berkomunikasi dengan geuchik lainnya membicarakan pencairan dana desa dari sumber A.P.B.K,” terang Kades.
Jika juga tidak titik terang kami para Geuchik (Kepala Desa) akan mendatangi Penjabat (Pj) Walikota Langsa untuk mempertanyakan tentang gaji kami dan aparatur Gampong sampai saat ini belum ada pencairan, sudah 4 bulan kami tidak gajian,” ujar Geuchik tersebut
Harapan semua Geuchik (Kepala Desa) dalam wilayah pemerintahan kota Langsa, mencari jalan keluar, agar gaji mereka selamat 4 bulan bisa terbayarkan, kami sudah lelah dari Gampong ke Bank setiap saat mengecek saldo ternyata belum ada isinya juga.
” Kami mohon Pj. Wallikota Langsa dalam minggu depan kami sudah bisa membayar gaji aparatur Gampong,” harap salah seorang Geuchik.
Kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPGM) Kota Langsa berkali-kali hendak dijumpai untuk konfirmasi tentang dana desa dari A.P.B.K belum cair sudah 4 bulan berjalan tahun 2023 tidak berada di kantornya, sampai berita ini di kirim ke redaksi (Mus.Adami).














