LAMPUNG- Riauintegritas.com- Janji manis perusahaan ketika merayu warga untuk menyerahkan lahan dengan berbagai macam cara. Bahkan mereka berjanji akan mensejahterakan masyarakat sekitar, namun sampai sekarang janji manis itu hanya pepesan atau omong kosong belaka alias bohong.
Sebab janji mensejahterakan warga penyerah lahan jauh dari harapan, contoh warga desa Yiyuh Panca Marga, desa tiyuh Sido Makmur, desa Tiyuh Terang Mulya, desa Tiyuh Setia Bumi, desa Tiyuh Toto Wono Dadi dan desa Tiyuh Gunung Terang setiap hari mereka harus bergelut dengan jalan berlubang, rusak dan berlumpur untuk bisa mengeluarkan hasil panen mereka, seperti singkong, karet dan lain-lainya.
Bahkan akses jalan hampir semua titik jalannya rusak karna bermuatan lebih dari tonase, bahkan di jalan lingkungan lima desa tiyuh yang di lalui kendaraan perusahan, akan tetapi tidak sedikitpun pihak dari perusahaan tidak melirik atau melihat kesulitan warga setempat saat mengeluarkan hasil kebun mereka tersebut.
Bahkan pihak perusahaan hanya fokus dengan kebun inti mereka saja tanpa ada hati nurani untuk memikirkan nasib dari warga setempat.
“ Dan ini sangat di kuatirkan, dengan prilaku perusahaan yang tidak perduli dengan kesulitan warga akan menjadi bom waktu, yang mana warga sewaktu-waktu bisa bertindak anarkis saking jengkelnya dengan ulah perusahaan.
Agus Saputra selaku tokoh pemuda desa tiyuh Sido Makmur mengatakan, bahwa Perusahaan sudah lupa atau sudah tidak ingat dengan janji dan program yang di amanatkan UU yakni, mensejahterakan masyarakat,” kata Agus.
” Sebab, apa yang di rasakan oleh warga khusus nya para petani betul-betul di luar dugaan.
Padahal perusahaan bisa saja membantu kesulitan petani yakni, untuk melakukan perbaikan jalan dengan mengunakan Coporate Social Responsibility (CSR), namun hal itu tidak pernah di lakukan,” ungkapnya.
” Kami meminta, agar pihak terkait mesti dan harus kontrol dengan kondisi yang seperti ini. perlakuan semena-mena perusahaan harus di kontrol dengan cara teguran keras, sudah banyak kejadian yang menyimpang yang di lakukan oleh perusanhaan namun tetap saja diamini oleh pemerintah.
Saya mewakili masyarakat menyampaikan hal ini melalui media masa, dengan tujuan, agar publik tahu yang sebenar nya. Dengan harapan ada tindakan nyata dari pihak-pihak yang berkompeten,” ujar Agus selaku tokoh pemuda.
Bahkan sebelumnya pada bulan Juli kemarin sudah ada tindakan dari masyarakat dengan melakukan pemortalan jalan, dan pihak perusahaan sudah berjanji akan memperbaiki jalan dan penerangan jalan, namun hingga saat ini belum terealisasi hanya janji belaka,” ungkapnya.
Selain itu, Camat Batu Putih Ibu Rohmini dan Camat Gunung Terang Pak Dahyi Adi Jaya juga mengatakan, sebelum nya pada Bulan Juli kemarin sudah ada tindakan dari masyarakat dengan melakukan pemortalan Jalan,” kata Camat.
” Dan di fasilitasi oleh Camat Batu Putih serta Camat Gunung Terang, sempat tiga kali mengadakan rapat bersama pihak perusahaan,” ujar Camat.
Pihak perusahaan udah berjanji akan memperbaiki Jalan dan penerangan Jalan, namun pihak perusahaan hingga sampai saat ini belum merealisasikan janjinya, hanya janji-janji manis belaka,” ungkapnya. (Riki)














