Siak – Saat lagi bertugas menyambangi desa Kampung Maredan Barat Bhabinkamtibmas, AIPDA Azwar Har dari Polsek Tualang pada Sabtu(05/11/2022) didapati ikut turun membantu mendorongkan mobil warga yang terpuruk akibat akses jalan penuh genangan lumpur di Kampung Maredan Barat, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak.
Kapolres Siak, AKBP Ronald Sumaja S.I.K melalui Kapolsek Tualang, AKP Alvin Agung Wibawa S.I.K mengatakan, perihal ini sebenarnya bukan hal yang baru.
” Kendati demikian, terkait aksi Bhabinkamtibmas Kampung Maredan Barat dari Polsek Tualang itu menuai decak kagum warga sekitar,” ucap Kapolsek.
Kesigapan Bhabinkamtibmas AIPDA Azwar Har membantu mendorong mobil masyarakat yang sedang terpuruk tersebut bersama petani yang berada disekitar merupakan salah satu upaya Polisi hadir Melindungi, Mengayomi dan Melayani Masyarakat guna menumbuhkan empati masyarakat terhadap keberadaan Polri,” terangnya.
Dalam rangka membangun empati antara Polri dan Masyarakat perlu dipahami kedua kemampuan saling mempercayai dan kemampuan empati, sementara untuk empati adalah kunci membina kepercayaan dari masyarakat yakni rasa percaya atau trust relevan sekali dalam kondisi sosial tertentu.
” Polisi yang Presisi memainkan banyak peran sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya seperti Mengatur lalu lintas, menegakkan hukum, menyidik perkara, memelihara keamanan dan ketertiban.
Selain itu juga melindungi keselamatan warga negara adalah sebagian dari tugas polisi. Istilah yang sering digunakan adalah melayani, melindungi, dan mengayomi,” ungkap AKP Alvin Agung Wibawa S.I.K, Kapolsek Tualang.
Dengan keterbatasnya respon dan tanggapan yang diberikan Polisi kepada masyarakat, banyak salah artikan masyarakat dikarenakan banyak masyarakat tidak mengetahui peran yang Polisi telah jalankan untuk masyarakat.
” Supaya kepercayan pulih, Polri saat ini mengembangkan norma dan kode etik yang mewajibkan anggota supaya tidak mengkhianati warga masyarakat yang memercayainya, jika warga masyarakat bertemu dengan banyak polisi yang jujur, dan hanya sesekali mendapatkan polisi yang tak jujur, maka kepercayaan masyarakat akan meningkat,” sambungnya.
Polisi yang memiliki empati tinggi dan harus memiliki kemampuan menyelesaikan masalah yang lebih tinggi juga. Karena polisi berusaha memahami dan peduli dengan kebutuhan, kepentingan, dan keprihatinan masyarakat, maka polisi memiliki bekal informasi dan pengetahuan yang diperlukan supaya profesinya dapat dijalankan lebih baik,” tutup Kapolsek Tualang. (GIO/Rls)














