PEKANBARU- Aksi demonstrasi yang dilakukan oleh “FORUM AKTIVIS MAHASISWA RIAU” pada Tanggal Jumat 22 Maret 2024, dilaksanakan di Kejati Riau dengan berjumlah masa kurang lebih 100 masa, yang mana masa terdiri dari mahasiswa aktivis Riau.
Para aksi demonstrasi meminta kepada kejaksaan tinggi Riau (Kejati Riau) untuk menindak lanjuti PT. SURYA DUMAI GROUP, diduga telah melakukan tindak pidana perkebunan lahan sawit yang diduga ilegal seluas ± 75.000 Ha.
Oleh PT. SURYA DUMAI GRUP yang hari ini diduga sudah menyalahi aturan karena berada di dalam kawasan “Cagar Biosfer” yang sekarang bekerja sama dengan “First Resources” diwilayah Riau.
Koordinator lapangan Forum Aktivis Mahasiswa Riau Joko Sisworo dalam orasinya mengatakan, Kami meminta Kejati Riau untuk melakukan survai terhadap kawasan Cagar Biosfer
Giam Siak Kecil Kabupaten Bengkalis Riau,” ucap Joko.
“Karena diduga adanya temuan
hamparan kebun sawit seluas ±500 Ha milik PT. Surya Dumai Agrindo,” terang Joko Sisworo.
Meminta Kejati Riau juga ikut melakukan penyelidikan terhadap PT. Ciliandra
Perkasa, PT. Riau Agung Karya Abadi yang dimana kedua perusahaan ini
dibawah bendera PT. Surya Dumai Grup.
“Karena diduga memiliki indikasi
terhadap pengolahan lahan perkebunan sawit yang tidak sesuai dengan aturan
dan prosedur.
Kami juga meminta Kejati Riau untuk memeriksa “Ciliandra Fangiono” yang
menempati posisi ke-24 orang terkaya di Indonesia dengan usia paling muda,
dimana ia adalah anak dari “Martias Fangiono”.
Yang mewarisi bisnis perkebunan sawit milik ayahnya yang diduga memiliki status lahan yang telah menyalahi aturan dengan ini negara telah rugi,” papar Joko.
PT. Duta Palma yang disita Kejaksaan Agung sekitar 35.000 Ha, uang negara
berhasil diselamatkan sekitar Rp.600 miliar per Bulan oleh Kejaksaan Agung RI,
lalu bagaimana dengan status lahan 75.000 Ha yang diduga ilegal milik PT. Surya Dumai Grup yang bekerja sama dengan “First Resources”.
“Apabila pernyataan sikap ini tidak di tanggapi pihak Kejati Riau, maka aksi jilid ll akan di laksanakan kembali sampai kasus ini selesai,” tegasnya. (Tim).














