Bengkalis, Riauintergritas.com – Komitmen menjaga kelestarian lingkungan pesisir terus diperkuat melalui kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Bengkalis dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Riau.
Hal tersebut dibahas dalam audiensi dan silaturahmi yang berlangsung di Kafe Stories, Desa Harapan, Duri, Rabu, 13 Mei 2026.
Presiden BEM Universitas Riau Muhammad Azari mengatakan pihaknya tengah menyiapkan berbagai program kolaboratif bersama pemerintah daerah di Riau, salah satunya kegiatan Kemah Maritim yang akan digelar pada 26–28 Juni 2026.
Menurutnya, kegiatan tersebut akan diisi dengan berbagai aksi lingkungan seperti penanaman mangrove, rehabilitasi kawasan pesisir, aksi bersih pantai, seminar lingkungan hingga edukasi bahaya mikroplastik kepada masyarakat.
“Kami ingin menghadirkan kegiatan yang tidak hanya bersifat edukatif, tetapi juga mampu memberikan dampak langsung terhadap lingkungan dan masyarakat pesisir,” kata Azari.
Bupati Bengkalis Kasmarni menyambut baik inisiatif mahasiswa tersebut dan menegaskan dukungan pemerintah daerah terhadap kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kasmarni berharap kegiatan itu dapat menghasilkan rekomendasi strategis dan langkah konkret dalam menangani berbagai persoalan lingkungan di wilayah pesisir Kabupaten Bengkalis.
“Permasalahan lingkungan seperti abrasi dan pencemaran bukan hanya menjadi isu daerah, tetapi sudah menjadi isu nasional yang membutuhkan perhatian bersama,” ujarnya.
Selain itu, Kasmarni juga membuka ruang koordinasi lanjutan bersama Pemerintah Provinsi guna memperkuat langkah penanganan kawasan yang mengalami kerusakan lingkungan cukup serius.
Kegiatan audiensi tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis dan berlangsung penuh keakraban serta semangat kolaborasi. (Inf/Red)














