PEKANBARU- Dinas Pengerjaan Umum, Penataan Ruang Perumahan Kawasan Pemukiman Dan Pertanahan (PUPR-PKPP) Riau tidak selesai sesuai jadwal dan tidak memberikan profesional proyek ke pada ahli.
Dengan itu, kami menduga proyek ini ialah segelintir untuk meraup keuntungan pribadi bukan untuk kesejahteraan yang bisa dirasakan oleh masyarakat.
Sementara kita mengetahui bahwa, anggaran pengerjaan jalan di Ujung Batu Rokan hulu perbatasan Sumbar sebesar Rp. 16 Miliyar lebih yang dikerjakan.
Sementara proyek lainnya, Pengerjaan Jembatan SEI Kubu, Ruas jalan Ujung Batu Rokan batas Sumbar tepatnya di desa Cipang kanan Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu dengan nilai anggaran sebesar Rp. 11.465.646.331,98 yang dikerjakan oleh CV. Lintang Putra.
Dengan waktu pengerjaan 210 hari terlihat puing puing pekerjaan yang belum juga selesai.
“Albar Sebagai Ketua Umum Aliansi Mahasiswa Rokan Hulu Tidak Habis Pikir,dengan anggaran yang besar ini Dinas PUPR Tidak mampu memanfaatkan dan di menyelesaikannya Proyek dengan baik, seharusnya Dinas sebagai bidang pengawasan dan mengontrol jalannya proyek,Kita Lihat Hari ini Proyek Tersebut Tidak Selesai,” ujar Albar.
” Kami Aliansi Mahasiswa Rokan Hulu mendesak, agar Kejati Memeriksa Kadis PUPR-PKPP yang di duga bersekongkol dengan kontraktor proyek tersebut,” tegasnya. (Tim)














