Riau Integritas
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
    • Berita Bengkalis
    • Berita Dumai
    • Berita Indragiri Hilir
    • Berita Indragiri Hulu
    • Berita Kampar
    • Berita Kepri
    • Berita Kuantan Singingi
    • Berita Pekanbaru
    • Berita Pelalawan
    • Berita Rokan Hilir
    • Berita Rokan Hulu
    • Berita Siak
  • Bisnis
    • Ekonomi
    • Properti
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Politik
  • Serba Serbi
    • Kesehatan
    • Selebriti
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Otomotif
    • Olah Raga
    • Advertorial
    • Opini
    • Pemerintahan
Riau Integritas - Sajikan Berita Jujur & Berdedikasi - Portal Berita Pekanbaru
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
    • Berita Bengkalis
    • Berita Dumai
    • Berita Indragiri Hilir
    • Berita Indragiri Hulu
    • Berita Kampar
    • Berita Kepri
    • Berita Kuantan Singingi
    • Berita Pekanbaru
    • Berita Pelalawan
    • Berita Rokan Hilir
    • Berita Rokan Hulu
    • Berita Siak
  • Bisnis
    • Ekonomi
    • Properti
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Politik
  • Serba Serbi
    • Kesehatan
    • Selebriti
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Otomotif
    • Olah Raga
    • Advertorial
    • Opini
    • Pemerintahan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Riau Integritas
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Tanah, Koperasi, dan Ketidakpastian: Urizat Hidayat Ungkap Akar Konflik Agrinas

Oleh
Selasa, 17 Februari 2026
di Berita, Berita Bengkalis, Daerah, Ekonomi, Hukrim, Lingkungan, Peristiwa
Reading Time:3 mins read
A A
0
Tanah, Koperasi, dan Ketidakpastian: Urizat Hidayat Ungkap Akar Konflik Agrinas

masyarakat Desa Sepahat bersiap menggelar aksi lanjutan dengan sikap tegas menolak KSO yang dinilai tidak berpihak.(photo/ist)

0
SHARES
77
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bengkalis ,Riauintegritas.com  – Siang itu, ruang musyawarah desa terasa penuh. Wajah-wajah tegang bercampur harap duduk melingkar, membicarakan satu hal yang sama: tanah. Bagi warga desa, tanah bukan sekadar aset, tetapi sumber hidup, identitas, dan masa depan.

 

RelatedPosts

Proyek Madrasah PHTC Riau Rp36,1 Miliar Disorot, Dugaan Pelanggaran Teknis hingga Keluhan Warga Mengemuka

Dividen SPRH Rp331,7 M Dilaporkan ke KPK, Kejagung dan Bareskrim Polri

Proyek Rehab MIN 1 Bengkalis Disorot, Penggunaan Timbunan Diduga Berasal Tanah Gambut dan Pengecoran Lantai Tanpa Mesin Molen

Di tengah forum, Ketua Aliansi Masyarakat Peduli Desa, Urizat Hidayat, berdiri menyampaikan kegelisahan yang kini meluas di sejumlah wilayah. Ia menyebut persoalan kerja sama operasional (KSO) yang berkaitan dengan Agrinas telah membuka lapisan konflik yang selama ini terpendam, dari pengelolaan lahan sitaan negara hingga sengketa lahan proyek strategis.

 

“Ini bukan hanya soal administrasi. Ini soal keadilan masyarakat desa,” ujarnya.

 

Desa Sepahat: Ketika Koperasi Dipertanyakan Warganya Sendiri

 

Di Desa Sepahat, konflik bermula dari kerja sama operasional antara Koperasi Sepahat Bersatu dan pengelola lahan sitaan negara di CV. Sepakat Bersama Ali.

 

Secara konsep, koperasi seharusnya menjadi wadah kebersamaan. Namun di lapangan, warga justru merasa tersisih. Sejak awal, penolakan muncul karena pengelolaan lahan dinilai tidak transparan dan tidak melibatkan masyarakat secara luas.

 

Aksi damai pada 30 Januari 2026 menjadi titik kulminasi kekecewaan. Warga bersama pemerintah desa, BPD, tokoh adat, dan pemuda menyampaikan tiga tuntutan: kepengurusan harus diisi warga lokal, seluruh masyarakat dilibatkan sebagai anggota, dan perubahan struktur harus transparan.

 

Namun harapan itu meredup saat mediasi di Kecamatan Bandar Laksamana tidak dihadiri pengurus inti koperasi.

 

Bagi warga, ketidakhadiran itu bukan sekadar absensi, melainkan simbol ketidakseriusan. Hingga kini, janji memasukkan seluruh masyarakat sebagai anggota belum terealisasi.

 

Di balik situasi itu, muncul satu kesimpulan yang beredar di ruang-ruang diskusi warga: koperasi dinilai tidak menunjukkan itikad baik.

 

Api-api: Sengketa Lama yang Meledak Kembali

 

Tak jauh dari sana, konflik lain terjadi di Desa Api-api. Sebidang lahan sekitar 2 hektare yang terdampak proyek SUTET oleh PLN menjadi sumber perselisihan baru.

 

Seorang warga mengklaim lahan dengan satu SKT asli tanpa peta dan puluhan fotokopi dokumen. Namun masyarakat menolak klaim tersebut karena riwayat penguasaan lahan dinilai melibatkan banyak pihak sejak lama.

 

Secara hukum, SKT memang hanya bukti administratif penguasaan, bukan sertifikat hak milik. Tanpa peta dan bukti penguasaan nyata, klaim kepemilikan menjadi lemah.

 

Situasi ini membuat pembayaran ganti rugi berpotensi ditunda hingga ada kepastian hukum.

 

Bagi warga, persoalan ini mencerminkan masalah klasik: ketidakjelasan status tanah yang berulang kali memicu konflik sosial.

 

Pola Konflik yang Berulang

 

Kasus-kasus tersebut dinilai bukan peristiwa tunggal. Konflik serupa juga muncul dalam skema KSO yang melibatkan PT Agrinas Palma Nusantara di berbagai daerah.

 

Kapolda Riau Herry Heryawan bahkan menyebut benturan antara penerima KSO dan masyarakat lokal kerap berulang dengan pola yang hampir identik: perebutan legitimasi atas lahan yang selama ini dikelola warga.

 

Melalui Polda Riau, aparat mendorong pembentukan kelompok kerja lintas sektor agar konflik tidak hanya ditangani sebagai masalah keamanan, tetapi juga sosial dan struktural.

 

Tanah, Identitas, dan Rasa Ketidakadilan

 

Bagi masyarakat desa, konflik ini menyentuh hal paling mendasar: rasa memiliki terhadap ruang hidup.

 

Urizat melihat persoalan Agrinas sebagai gambaran ketimpangan yang lebih luas — ketika kebijakan pengelolaan lahan tidak sepenuhnya melibatkan masyarakat yang paling terdampak.

 

Di ruang musyawarah, suara warga berulang kali menegaskan hal yang sama: mereka tidak menolak pembangunan, tetapi menolak ditinggalkan dalam prosesnya.

 

“Kalau bicara kebersamaan, masyarakat harus jadi subjek, bukan penonton,” kata Urizat.

 

Menunggu Kepastian di Tengah Ketidakjelasan

 

Kini, masyarakat Desa Sepahat bersiap menggelar aksi lanjutan dengan sikap tegas menolak KSO yang dinilai tidak berpihak. Sementara di Desa Api-api, mediasi dan kemungkinan konsinyasi menjadi jalan untuk mencegah konflik berkepanjangan.

 

Di balik semua itu, satu pertanyaan besar masih menggantung: siapa sebenarnya yang paling berhak atas tanah yang selama ini menjadi sumber kehidupan masyarakat?

 

Selama jawaban itu belum jelas, konflik Agrinas tampaknya masih akan terus menjadi bara di bawah permukaan — menunggu kepastian hukum, transparansi, dan keberpihakan nyata kepada warga.

Tags: AgrinasAkar KonflikKetidakpastianKoperasiTanahUngkapUrizat Hidayat
Previous Post

Kasus Pengeroyokan dr Fauzan, Propam Polda Babel Turun Tangan Selidiki Oknum Polri

Next Post

Kapolres Rohil laksanakan patroli dan pengaman imlek 2577 / 2026 wilayah Hukum polres Rohil

BERITA TERKAIT

Proyek Madrasah PHTC Riau Rp36,1 Miliar Disorot, Dugaan Pelanggaran Teknis hingga Keluhan Warga Mengemuka
Berita

Proyek Madrasah PHTC Riau Rp36,1 Miliar Disorot, Dugaan Pelanggaran Teknis hingga Keluhan Warga Mengemuka

Senin, 8 Juni 2026
Dividen SPRH Rp331,7 M Dilaporkan ke KPK, Kejagung dan Bareskrim Polri
Berita

Dividen SPRH Rp331,7 M Dilaporkan ke KPK, Kejagung dan Bareskrim Polri

Sabtu, 6 Juni 2026
Proyek Rehab MIN 1 Bengkalis Disorot, Penggunaan Timbunan Diduga Berasal Tanah Gambut dan Pengecoran Lantai Tanpa Mesin Molen
Berita

Proyek Rehab MIN 1 Bengkalis Disorot, Penggunaan Timbunan Diduga Berasal Tanah Gambut dan Pengecoran Lantai Tanpa Mesin Molen

Senin, 1 Juni 2026
Dugaan Kejanggalan Keuangan BLJ Bengkalis Mencuat, Investasi Media Jadi Sorotan
Berita

Dugaan Kejanggalan Keuangan BLJ Bengkalis Mencuat, Investasi Media Jadi Sorotan

Senin, 1 Juni 2026
Tokoh Bengkalis Soroti OTT Gubernur Riau, Singgung Dugaan Kepentingan Politik
Berita

Tokoh Bengkalis Soroti OTT Gubernur Riau, Singgung Dugaan Kepentingan Politik

Sabtu, 30 Mei 2026
Pemkab Bengkalis Serius Wujudkan Sekolah Nasional Terintegrasi, FGD Libatkan Seluruh OPD Terkait
Berita

Pemkab Bengkalis Serius Wujudkan Sekolah Nasional Terintegrasi, FGD Libatkan Seluruh OPD Terkait

Senin, 25 Mei 2026
Next Post
Kapolres Rohil laksanakan patroli dan pengaman imlek 2577 / 2026 wilayah Hukum polres Rohil

Kapolres Rohil laksanakan patroli dan pengaman imlek 2577 / 2026 wilayah Hukum polres Rohil

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Proyek Madrasah PHTC Riau Rp36,1 Miliar Disorot, Dugaan Pelanggaran Teknis hingga Keluhan Warga Mengemuka

    Proyek Madrasah PHTC Riau Rp36,1 Miliar Disorot, Dugaan Pelanggaran Teknis hingga Keluhan Warga Mengemuka

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Proyek Rehab MIN 1 Bengkalis Disorot, Penggunaan Timbunan Diduga Berasal Tanah Gambut dan Pengecoran Lantai Tanpa Mesin Molen

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Dugaan Kejanggalan Keuangan BLJ Bengkalis Mencuat, Investasi Media Jadi Sorotan

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Tokoh Bengkalis Soroti OTT Gubernur Riau, Singgung Dugaan Kepentingan Politik

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Tokoh Bengkalis Soroti Pemangkasan Dana Daerah oleh Pusat

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0

BERITA TERBARU

Proyek Madrasah PHTC Riau Rp36,1 Miliar Disorot, Dugaan Pelanggaran Teknis hingga Keluhan Warga Mengemuka

Proyek Madrasah PHTC Riau Rp36,1 Miliar Disorot, Dugaan Pelanggaran Teknis hingga Keluhan Warga Mengemuka

Senin, 8 Juni 2026
Dividen SPRH Rp331,7 M Dilaporkan ke KPK, Kejagung dan Bareskrim Polri

Dividen SPRH Rp331,7 M Dilaporkan ke KPK, Kejagung dan Bareskrim Polri

Sabtu, 6 Juni 2026
Proyek Rehab MIN 1 Bengkalis Disorot, Penggunaan Timbunan Diduga Berasal Tanah Gambut dan Pengecoran Lantai Tanpa Mesin Molen

Proyek Rehab MIN 1 Bengkalis Disorot, Penggunaan Timbunan Diduga Berasal Tanah Gambut dan Pengecoran Lantai Tanpa Mesin Molen

Senin, 1 Juni 2026
Dugaan Kejanggalan Keuangan BLJ Bengkalis Mencuat, Investasi Media Jadi Sorotan

Dugaan Kejanggalan Keuangan BLJ Bengkalis Mencuat, Investasi Media Jadi Sorotan

Senin, 1 Juni 2026
Tokoh Bengkalis Soroti OTT Gubernur Riau, Singgung Dugaan Kepentingan Politik

Tokoh Bengkalis Soroti OTT Gubernur Riau, Singgung Dugaan Kepentingan Politik

Sabtu, 30 Mei 2026

Riau Integritas – Sajikan Berita Jujur & Berdedikasi.
Portal Berita Riau Terpercaya, Berita Riau, Berita Pekanbaru, Portal Berita Pekanbaru

Perusahaan

  • Home
  • Info Pariwara
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Follow Us

Ikuti Kami, untuk mendapatkan berita terbaru hari ini

  • Home
  • Info Pariwara
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Copyrights © 2021 - 2026 Riau Integritas - Sajikan Berita Jujur & Berdedikasi. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
    • Berita Bengkalis
    • Berita Dumai
    • Berita Indragiri Hilir
    • Berita Indragiri Hulu
    • Berita Kampar
    • Berita Kepri
    • Berita Kuantan Singingi
    • Berita Pekanbaru
    • Berita Pelalawan
    • Berita Rokan Hilir
    • Berita Rokan Hulu
    • Berita Siak
  • Bisnis
    • Ekonomi
    • Properti
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Politik
  • Serba Serbi
    • Kesehatan
    • Selebriti
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Otomotif
    • Olah Raga
    • Advertorial
    • Opini
    • Pemerintahan

Copyrights © 2021 - 2026 Riau Integritas - Sajikan Berita Jujur & Berdedikasi. All rights reserved.