Rokan Hilir, (Riauintegritas.com) – Pemerintah Daerah (PEMKAB ROHIL) Kabupaten Rokan Hilir masih mensisakan hutang dari tahun sebelumnya. hutang Tahun Anggaran 2024 yang seharusnya dibayarkan pada APBD Perubahan 2025, hingga kini belum sepenuhnya tuntas karena terjadinya tunda bayar. Rabu 07/januari 2026
Plt BPKAD Kabupaten Rohil H.Sarman Syahroni, ST., M.IP, saat dimintai keterangannya pada ruang rapat Pembukaan Masa Persidangan I Tahun 2026 di gedung DPRD Kabupaten Rokan Hilir menjelaskan bahwa proses pembayaran pada Desember 2025 itu sebesar 182 miliar yang belum tersalurkan atau dibayarkan baik OPD ataupun rekanan dikabupaten Rokan Hilir.
Dari rekapitulasi kegiatan yang harus dibayarkan diakhir tahun 2025 yang harus dibayarkan sebesar lebih kurang 110 miliar dan ini yang belum dilakukan seluruh pembayarannya karena dana transfer dari pusat kedaerah yang 142 miliar ini belum masuk serta yang dari propinsi 40 miliar juga belum masuk.
Sedangkan pada tanggal 31 Desember itu ada dana transfer DAU untuk P3K sebesar 7 miliar serta dana pajak rokok 5 miliar serta dana pajak air permukaan dari propinsi sebesar 3 miliar dana tersebut merupakan dana DAU yang diperuntukkan untuk kegiatan kegiatan yang ada dinas pendidikan dan kesehatan.
Plt BPKAD Kabupaten Rohil H.Sarman Syahroni, ST., M.IP, juga tidak munafik bahwasannya emang ada pencairan di akhir tahun tapi pencairan itu digunakan untuk kegiatan di dinas pendidikan dan kesehatan yang sumber pendanaannya dari DAU dan DAK.
Disinggung tentang aturan yang seharusnya Kegiatan pada tahun 2025 itu seharusnya dituntaskan pada tahun itu juga , apakah itu tidak bertabrakan dengan aturan kementrian keuangan kalau dibayarkan pada tahun 2026 nanti, beliau menjelaskan bahwasanya karena di tahun 2025 tidak dibayarkan tentunya ini akan dibayarkan nanti melalui proses pergeseran penggaran pada tahun 2026 selama itu ada sisa uang yang ditransfer ke Rokan Hilir dan kita (pemda rohil red) jauh jauh hari sudah berupaya serta mengirimkan surat keprovinsi juga kepusat pada bulan Agustus tahun lalu.
Bupati Rohil juga telah melakukan komunikasi dengan pak Plt gubernur juga dirjen keuangan serta minta bantuan kepada tokoh tokoh nasional juga ,tapi emang kondisi keuangan sekarang belum stabil makanya uang tersebut belum di tranfer ke daerah dan terkait saldo kasda pertanggal 31 desember 2025 bersisa hanya 900jt tuntasnya . (Sy*)















