Riau Integritas
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
    • Berita Bengkalis
    • Berita Dumai
    • Berita Indragiri Hilir
    • Berita Indragiri Hulu
    • Berita Kampar
    • Berita Kepri
    • Berita Kuantan Singingi
    • Berita Pekanbaru
    • Berita Pelalawan
    • Berita Rokan Hilir
    • Berita Rokan Hulu
    • Berita Siak
  • Bisnis
    • Ekonomi
    • Properti
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Politik
  • Serba Serbi
    • Kesehatan
    • Selebriti
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Otomotif
    • Olah Raga
    • Advertorial
    • Opini
    • Pemerintahan
Riau Integritas - Sajikan Berita Jujur & Berdedikasi - Portal Berita Pekanbaru
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
    • Berita Bengkalis
    • Berita Dumai
    • Berita Indragiri Hilir
    • Berita Indragiri Hulu
    • Berita Kampar
    • Berita Kepri
    • Berita Kuantan Singingi
    • Berita Pekanbaru
    • Berita Pelalawan
    • Berita Rokan Hilir
    • Berita Rokan Hulu
    • Berita Siak
  • Bisnis
    • Ekonomi
    • Properti
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Politik
  • Serba Serbi
    • Kesehatan
    • Selebriti
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Otomotif
    • Olah Raga
    • Advertorial
    • Opini
    • Pemerintahan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Riau Integritas
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Diduga Libatkan Aparat, Sekelompok OTK Lakukan Penembakan, Aniaya dan Bakar Pondok Warga Bencah Seratus

Toni Octora Oleh Toni Octora
Rabu, 22 November 2023
di Berita
Reading Time:3 mins read
A A
0
Diduga Libatkan Aparat, Sekelompok OTK Lakukan Penembakan, Aniaya dan Bakar Pondok Warga Bencah Seratus
0
SHARES
34
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

TAPUNG HILIR- Para petani nelayan Dusun Bencah Seratus, Desa Kota Garo, Tapung, Kampar, Riau, tengah pulas. Mereka beristirahat di pondok mereka. Selasa 21/11/2023 Pukul 02.30 Wib.

Tiba-tiba terdengar suara gaduh sekelompok orang yang membuat Bowo (47), seorang warga, terjaga.

RelatedPosts

Prof Jiang Baca Syahadat di Trotoar New York, Tauhid Jadi Sorotan

The Fed Naikkan Suku Bunga, Bitcoin Justru Tancap Gas

Temuan BPK Rp1,44 Miliar, Kejari Pekanbaru Diminta Segera Tuntaskan Kasus SPPD

Semula Bowo mengira, suara tersebut berasal dari rekannya sesama nelayan. Tetapi, dia menaruh rasa curiga atas suara gaduh itu.

Bowo kemudian mencoba memanggil temannya, seraya menyalakan senter. Ternyata, yang terlihat justru sekelompok orangntak dikenal (OTK) menggunakan penutup muka.

Lantas, terlihat nyala api yang membakar pondok nelayan. Para OTK itu, tampaknya, sudah mulai membakar pondok-pondok para nelayan.

Padahal, pondok-pondok itu, baru saja rampung untuk menggantikan pondok lama yang sudah berusia puluhan tahun.

Para OTK ini kemudian, meneriaki Bowo dan melepaskan beberapa tembakan yang melubangi pondoknya. Bowo dan rekannya ketakutan dan berlindung ke pondoknya.

Para OTK mendatanginya. Memukulinya bertubi-tubi. Lantas, diancam dengan todongan senjata api.

Dalam kondisi lemah akibat pukulan beruntun, para OTK bersenjata api “laras panjang” dan pistol itu, tentu saja Bowo tidak berkutik.

Tak sampai disitu. Para OTK malah mengikat kedua tangan dan kedua kaki Bowo denga tali rafeah.

“Kemudian mereka menyarungkan plastik ke kepala saya,”kata Bowo kepada wartawan, Rabu (22/11).

Rekan Bowo sesama nelayan, Jaka (27) juga mendapat perlakuan yang sama dari kelompok OTK ini. Jaka dipukuli, diancam dengan pistol dan senjata laras panjang.

Jaka dipopor laras senjata, diikat dengan tali rafeah dan kepala juga ditutupi plastik. Setelah itu, komplotan ini membakar habis pondok nelayan yang baru saja rampung.

Syafri (33) yang ada di pondok lain lagi, diteriaki dan diancam agar keluar dari pondoknya. Para pelaku ini kemudian melepaskan tembakan juga untuk menakuti Syafri dan keluarganya.

Syafri yang merasa ketakutan karena sedang berada di pondok bersama istri dan anaknya yang berusia 6 tahun, lantas menyuruh istri dan anaknya untuk menceburkan diri ke Sungai Tapung.

Syafri sendiri sempat menolong Bowo melepaskan ikatan, lalu turut menyelamatkan diri bersama anak-istrinya dan bersembunyi di perkebunan sawit sampai pukul 6 pagi hari.

Menurut pengakuan Jaka dan Bowo, para pelaku ini berjumlah sekitar 6 orang. Berbadan tegap, menggunakan penutup muka dan berbicara dalam logat daerah tertentu.

Tiga orang di antaranya terlihat membawa senjata genggam (pistol) berjenis FN. Dua orang lagi, menenteng senjata laras panjang.

“Salah satu senjata api mereka terlihat mirip dengan yang biasa digunakan aparat keamanan. Satu lagi terlihat seperti senjata rakitan,”imbuh Jaka.

Anehnya, para pelaku ini juga mengenali nama-nama para nelayan. Korban sempat juga mendengar salah seorang pelaku memanggil nama seorang rekannya.

Diidampingi Pengacara Ali Husin Nasution, warga nelayan ini telah melaporkan peristiwa penembakan, pengancaman dan penganiayaan itu, ke Polda Riau.

Tokoh Masyarakat setempat, Mukti Arifin memiminta pihak kepolisian segera mengungkap perlakuan biadab itu.

“Sudahlah tanah Masyarakat tempatan dirampas, hutan diluluhlantakan, Nelayan pun dianiaya dan dibakar kediamannya. Sungguh biadab,”paparnya.

Sebenarnya, polisi tidak terlalu susah untuk mengungkap kejadian ini. Karena otak pelakunya sudah jelas,”kata Pengacara warga, Ali Husin Nasution, S.H..

Akar Masalah.
Seperti ramai duberitakan sebelumnya, konflik lahan antara masyarakat petani/nelayan dengan pihak CV. ARB (Hansen William cs) dan Acin ini, sebenarnya, sudah meruncing sejak peristiwa pembakaran, 19 Oktober 2023 oleh sekelompok OTK.

Kini kejadian serupa kembali terulang bahkan melibatkan tindak kekerasan. Warga yang menduga OTK yang melibatkan oknum aparat ini, dladalah suruhan Hansen William Cs. Peristiwa ini sudah dilaporkan warga ke Panglima TNI.

Padahal, warga menyebut kawasan itu merupakan perkampungan nenek moyang mereka sejak Zaman Jepang, dengan luas hutan ± 2000 ha dengan status HPT.

Namun di awal tahun 2000 datang mafia tanah mengiming – imingi penduduk dengan tanaman keiapa sawit pola KKPA dan masyarakat disuruh menanda tangani kertas kosong.

Kemudian, hutan asri diluluhIantakkan. Padahal, seyogianya kawasan hutan itu berfungsi sebagai penyangga /paru-paru Kota Pekanbaru.

Justru saat ini telah beralih fungsi menjadi perkebunan kelapa sawit yang dikuasai oleh Quancin alias Acin Togel dan Hansen William yang merupakan perkebunan illegal dilahan HPT.

Modus pembukaan kebun ini pun dulunya, dengan menggunakan Kelompok Tani fiktif bernama Tunas Karya.

“Saat itu, masyarakat diintimidasi dengan oknum sehingga terpaksa berpindah ke daerah Iain seperti ke daerah Bencah Kelubi dan pinggiran Sungai Siak, Kota Pekanbaru,”ucap Mukti Arifin, Tokoh Masyarakat.

Dari lahan tersebut diatas, katanya masih tersisa sekitar± 60 ha yang ditumbuhi semak belukar. Sisa yang 60 hektar itulah yang direvitalisasi warga.

“Ketika Kelompok Tani Hutan & Nelayan Bencah Seratus mau merevitalisasi Iahan yang sudah gundul tersebut dengan tanaman durian, nangka dan jengkol, Hansen William Cs mengintimidasi warga ldengan oknum preman dan aparat,”ujaenya.

Sementara kebun kelapa sawit Hansen William dijaga ketat oleh okum dari aparat,”jelaalsnya.

Arifin menyebut, Kelompok Tani Hutan & Nelayan Bencah Seratus sedang mengurus perhutanan sosial.

“Namun kembali anggota kami mendapat tekanan yang Iuar biasa yaitu pada Hari Selasa, tanggal 21 November 2023 itu,”katanya. (Tim).

Tags: HukumOtk Aniaya dan Bakar Pondok
Previous Post

Kadis PMD Rohil Berikan Materi Tentang Kewirausahaan Bagi Pemuda

Next Post

Tim Wasrik Itwasda Polda Riau Gelar Kinerja Tahap II Dipolres Bengkalis

BERITA TERKAIT

Prof Jiang Baca Syahadat di Trotoar New York, Tauhid Jadi Sorotan
Berita

Prof Jiang Baca Syahadat di Trotoar New York, Tauhid Jadi Sorotan

Jumat, 18 September 2026
The Fed Naikkan Suku Bunga, Bitcoin Justru Tancap Gas
Berita

The Fed Naikkan Suku Bunga, Bitcoin Justru Tancap Gas

Jumat, 18 September 2026
Temuan BPK Rp1,44 Miliar, Kejari Pekanbaru Diminta Segera Tuntaskan Kasus SPPD
Berita

Temuan BPK Rp1,44 Miliar, Kejari Pekanbaru Diminta Segera Tuntaskan Kasus SPPD

Kamis, 17 September 2026
Road to IDJC Riau Dimulai, Siapa Rebut Tiket Nasional?
Berita

Road to IDJC Riau Dimulai, Siapa Rebut Tiket Nasional?

Selasa, 15 September 2026
Koperatif Pasang Badan untuk Agrinas Palma, Tudingan ke Direksi Dibantah
Berita

Koperatif Pasang Badan untuk Agrinas Palma, Tudingan ke Direksi Dibantah

Selasa, 15 September 2026
INPEST Apresiasi Vonis Korupsi Dana PI: Rp30,5 Miliar Segera Dikembalikan
Berita

INPEST Apresiasi Vonis Korupsi Dana PI: Rp30,5 Miliar Segera Dikembalikan

Sabtu, 12 September 2026
Next Post
Tim Wasrik Itwasda Polda Riau Gelar Kinerja Tahap II Dipolres Bengkalis

Tim Wasrik Itwasda Polda Riau Gelar Kinerja Tahap II Dipolres Bengkalis

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • INPEST Apresiasi Vonis Korupsi Dana PI: Rp30,5 Miliar Segera Dikembalikan

    INPEST Apresiasi Vonis Korupsi Dana PI: Rp30,5 Miliar Segera Dikembalikan

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • DBD Merebak di Bengkalis, FWBS Tagih Gerak Cepat Dinkes

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Temuan BPK Rp1,44 Miliar, Kejari Pekanbaru Diminta Segera Tuntaskan Kasus SPPD

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Agrinas Putus KSO, Target Produksi Jadi Senjata Melawan “Mafia” Perkebunan

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Prof Jiang Baca Syahadat di Trotoar New York, Tauhid Jadi Sorotan

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0

BERITA TERBARU

Prof Jiang Baca Syahadat di Trotoar New York, Tauhid Jadi Sorotan

Prof Jiang Baca Syahadat di Trotoar New York, Tauhid Jadi Sorotan

Jumat, 18 September 2026
The Fed Naikkan Suku Bunga, Bitcoin Justru Tancap Gas

The Fed Naikkan Suku Bunga, Bitcoin Justru Tancap Gas

Jumat, 18 September 2026
Temuan BPK Rp1,44 Miliar, Kejari Pekanbaru Diminta Segera Tuntaskan Kasus SPPD

Temuan BPK Rp1,44 Miliar, Kejari Pekanbaru Diminta Segera Tuntaskan Kasus SPPD

Kamis, 17 September 2026
Road to IDJC Riau Dimulai, Siapa Rebut Tiket Nasional?

Road to IDJC Riau Dimulai, Siapa Rebut Tiket Nasional?

Selasa, 15 September 2026
Koperatif Pasang Badan untuk Agrinas Palma, Tudingan ke Direksi Dibantah

Koperatif Pasang Badan untuk Agrinas Palma, Tudingan ke Direksi Dibantah

Selasa, 15 September 2026

Riau Integritas – Sajikan Berita Jujur & Berdedikasi.
Portal Berita Riau Terpercaya, Berita Riau, Berita Pekanbaru, Portal Berita Pekanbaru

Perusahaan

  • Home
  • Info Pariwara
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Follow Us

Ikuti Kami, untuk mendapatkan berita terbaru hari ini

  • Home
  • Info Pariwara
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Copyrights © 2021 - 2026 Riau Integritas - Sajikan Berita Jujur & Berdedikasi. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
    • Berita Bengkalis
    • Berita Dumai
    • Berita Indragiri Hilir
    • Berita Indragiri Hulu
    • Berita Kampar
    • Berita Kepri
    • Berita Kuantan Singingi
    • Berita Pekanbaru
    • Berita Pelalawan
    • Berita Rokan Hilir
    • Berita Rokan Hulu
    • Berita Siak
  • Bisnis
    • Ekonomi
    • Properti
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Politik
  • Serba Serbi
    • Kesehatan
    • Selebriti
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Otomotif
    • Olah Raga
    • Advertorial
    • Opini
    • Pemerintahan

Copyrights © 2021 - 2026 Riau Integritas - Sajikan Berita Jujur & Berdedikasi. All rights reserved.