Riau Integritas
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
    • Berita Bengkalis
    • Berita Dumai
    • Berita Indragiri Hilir
    • Berita Indragiri Hulu
    • Berita Kampar
    • Berita Kepri
    • Berita Kuantan Singingi
    • Berita Pekanbaru
    • Berita Pelalawan
    • Berita Rokan Hilir
    • Berita Rokan Hulu
    • Berita Siak
  • Bisnis
    • Ekonomi
    • Properti
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Politik
  • Serba Serbi
    • Kesehatan
    • Selebriti
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Otomotif
    • Olah Raga
    • Advertorial
    • Opini
    • Pemerintahan
Riau Integritas - Sajikan Berita Jujur & Berdedikasi - Portal Berita Pekanbaru
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
    • Berita Bengkalis
    • Berita Dumai
    • Berita Indragiri Hilir
    • Berita Indragiri Hulu
    • Berita Kampar
    • Berita Kepri
    • Berita Kuantan Singingi
    • Berita Pekanbaru
    • Berita Pelalawan
    • Berita Rokan Hilir
    • Berita Rokan Hulu
    • Berita Siak
  • Bisnis
    • Ekonomi
    • Properti
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Politik
  • Serba Serbi
    • Kesehatan
    • Selebriti
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Otomotif
    • Olah Raga
    • Advertorial
    • Opini
    • Pemerintahan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Riau Integritas
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Seandainya Kita Menjadi Advokat Ferdy Sambo (bagian 1 dari 3 bagian)

Toni Octora Oleh Toni Octora
Selasa, 30 Agustus 2022
di Berita
Reading Time:4 mins read
A A
0
Seandainya Kita Menjadi Advokat Ferdy Sambo (bagian 1 dari 3 bagian)
0
SHARES
57
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

 

RelatedPosts

Polsek Langgam Turun ke Jalan, Bagikan Masker untuk Warga Terdampak Asap Karhutla

Napi Kabur dan Dugaan Narkoba, Bara Api-Geram Siap Geruduk Ditjen PAS Riau

The Fed Masih Soroti Inflasi, Pasar Kripto Diminta Waspadai Arah Suku Bunga

*Siapa Berani Membela Sambo*
Oleh Wina Armada Sukardi, advokat

NASIONAL- KARIER Ferdy Sambo tamat sudah. Dia yang sebelumnya bagaikan hidup di awang-awang, kini justru menukik memasuki fase paling nadir dalam kehidupan dan penghidupannya. Dan itu terjadi sedemikian cepat.
Dua bintang yang menempel di pundak Sambo sudah dicopot. Jabatan mentereng Kadiv Propam pun sudah melayang.

Keanggotaannya di Polri telah pula diberhentikan dengan tidak hormat . Sebelumnya, telunjuk Sambo yang begitu berkuasa menentukan seorang polisi dapat digiring ke dalam sebuah sidang etik, masuk sel atau tidak, kini justru Sambo sendirilah yang duduk di kursi pesakitan sidang etik, dan harus meringkuk dalam jeruji besi.

Sambo juga masih harus menghadapi azab yang tak kalah keras. Dia dapat diancam hukuman mati atau seumur hidup. Sekurang-kurangnya 20 tahun penjara.

Tak heran jika para “loyalisnya” yang selama ini mengerubunginya dan memberikan puja-puji, sudah menjauhinya, terang-terangan atau secara terselubung. Tak hanya itu, orang-orang atau polisi yang pernah dibantu pun tak lagi mengingat pertolongan yang pernah diberikan oleh Sambo kepada mereka.

Kalau pun bertemu , mereka cuma berbasa-basi sebagai mantan atasan atau orang yang pernah menolong. Selebihnya, Sambo dililit sepi yang sejati.

*Kesengsaraan yang Sempurna*
Sementara di luar urusan hukum formal, masyarakat mencela dan menghujatnya. Sambo menjadi sasaran kemarahan masyarakat.

Sambo dijadikan contoh manusia yang tidak bersyukur karena walaupun telah diberikan kekuasaan, kesejahteraan, istri yang telah memberikan tiga anak, bukan merawat amanah yang diberikan itu, tetapi malah melakukan dugaan pembunuhan yang meluntuhlantakan harkat dan martabatnya, dan keluarganya.

Maka di tulisan atau percakapan sehari-hari maupun media sosial kita dapat mendengar ,”Dasar Sambo kelewat batas!” Atau “Karena tak dapat menjaga amanah, Sambo memang wajar dikasih hukuman kontan oleh Tuhan” dan sebagainya.

Sambo yang sebelumnya sedemikian berwibawa, saat ini menjadi bahan olok-olok. Tindakan polisional atau atas nama hukum dia sebelumnya, lantas mulai banyak dikulik dan dimaki. Sudah tak jelas lagi mana yang benar dan mana yang sekedar kabar atau fitnah. Dia menjadi semacam “musuh bersama” yang menjadi “sah” dilaknat apapun.

Celakanya, Sang Istri, Putri Candrawati, juga ikut senasib dan sepenanggungan. Dia sudah ditetapkan sebagai tersangka dengan tuduhan yang ancaman hukuman sama dengan suami: hukuman mati, seumur hidup atau sekurang-kurangnya 20 tahun.

Sosialita kelas atas dengan barang-barang branded itu, harus hidup berdampingan dengan para pencuri di super market, penipu dan juga pembunuh lainnya. Kurang apa lagi derita Sambo? Kesengsaraan yang nampaknya sudah sempurna. Sambo oh, sambo!

*Konsukuensi Advokat Sambo.*
Nah, jika Sambo dalam keadaan demikian, dia lantas meminta bantuan kita menjadi advokat, pengacara atau penasehat hukumnya, akankah kita bersedia membelanya? Tidakah kita takut juga bakal dihujat hebat oleh masyarakat? Ini menyangkut konsekuensi yang berat bagi siapapun yang bersedia menjadi advokatnya.

Jika kita sekedar dianggap mata duitan karena bersedia membelanya, itu sih tak seberapa dan tak mengapa. Konsekuensi lebih berat menunggu, kita bakal menerima caci maki, hinaan dan berbagai cap negatif lainnya.

Ngapain membela orang bejad? Apa cuma mau cari popularitas saja? Apa _gak _ mengerti perasaan rakyat? _Gak _ sadar membela “musuh” rakyat? Apa tak pikir hati anggota keluarga korban.

Belum lagi ada kemungkinan jika kita membela Sambo, advokatnya malah disamakan dengan Sambo. Wah, ini orang sama juga dengan Si Sambo. Advokatnya dapat dicap tak tahu diri. Sombong. Advokat tak mensyukuri nikmat dari Tuhan. Apa gak ada cara lain mencari rezeki, dan sebagainya dan sebaginya.

Beranikah kita, terutama para lawyer, advokat, menerima permintaan itu?

*Kisah Yap Thiam Hien*
Advokat kawakan almarhum Yap Thiam Hien dalam karier profesinya hampir selalu bersikap berani. Ketika awal Orde Baru (Orba) PKI (Partai Komunis Indonesia) masih jadi momok menakutkan.

Siapa yang diidentifikasikan atau dituding terafiliasi dengan PKI, selain bakal dijauhi masyarakat, juga nyawanya pun setiap saat dapat terancam. Begitu pula hubungan Indonesia dengan RRC kala itu sedang panas dan regang. Dampaknya etnis keturunan Cina di Indonesia pun sering menjadi sasaran rasial. Tapi Yap Thiam Hien sebagai orang keturunan etnis Cina, dan dari agama minoritas pula, tidak takut untuk membela anggota bahkan gembong PKI yang sedang terjerat problem hukum.

Sebagai advokat, Yap sama sekali tidak tidak gentar untuk membela para terdakwa anggota atau pengurus PKI. Padahal Yap menghadapi resiko yang besar. Dia dari etnis keturunan Cina yang saat itu masih sangat sensitif. Apalagi pembelaannya terkait orang-orang PKI. Dengan atau tanpa alasan mereka yang “berbau”.

PKI dapat “dibantai” begitu saja. Kasusnya dapat menguap atau diuapkan tanpa jejak. Namun, kesemua itu, tak membuat Yap surut. Dalam lingkungan yang peka dan penuh ancaman bahaya bagi dirinya, Yap tak mundur selangkah pun untuk terus membela anggota PKI yang sedang berhadapan dengan hukum.

Menurut Yap, yang dibela advokat adalah unsur kemanusiaan dari manusia. Siapa pun yang menjadi terdakwa, dari kalangan mana pun, dari suku bangsa manapun, dari profesi apapun, kalau perlu dibela, harus dibela.

Penjahat seberat apapun, bagi seorang advokat kalau diminta menjadi avokat, harus rela dan berani membelanya. Jangan takut. Jangan jadi advokat pengecut. Seorang advokat dalam menjalankan profesinya, menurut Yap, sudah jamak bakal menghadapi tantangan dan ancaman. Itu biasa.

Kode Etik Advokat hanya tidak memperbolehkan seorang advokat menjanjikan kemenangan. “Kalau Anda mengharapkan kemenangan, jangan menunjukan saya sebagai advokat. Tapi kalau ada menginginkan pelayanan terbaik, bolehlah menunjuk diri saya,” kata Yap.

Memang yang boleh dan harus dilakukan advokat ialah memberikan layanan terbaik buat kliennya. Maka kalau Sambo meminta kita atau advokat manapun menjadi pembelanya, kita harus berani menerimanya. Advokat yang bersedia membela Sambo, bukan berarti setuju perbuatan Sambo. Bukan pula untuk membenarkan tindakan Sambo, apalagi kita menjanjikan “kemenangan” bagi Sambo dan para pendukungnya. Para advokat menerima permintan Sambo lantaran amanah dari profesi advokat.

Profesi yang dituntut untuk bersedia dan berani membela siapapun, termasuk klien yang memiliki beban sosial berat, terlepas dari orang itu kaya atau miskin, salah atau benar.

Jadi, seandainya kelak ada yang berani menjadi advokat Sambo di pengadilan, janganlah kita menghujatnya. Jangan pula kita memakinya. Bahkan kita harus salut kepada advokat yang berani menerimanya kasus Sambo, karena dia bersedia mendapat banyak tentangan dari masyarakat.*

(Bersambung…..)

Tags: Sosial
Previous Post

PJS Riau-Ketum PJS Matangkan Persiapan Pelatihan

Next Post

Bupati Rohil Hadiri Rakor Pemberantasan Korupsi Dengan Pimpinan KPK 

BERITA TERKAIT

Polsek Langgam Turun ke Jalan, Bagikan Masker untuk Warga Terdampak Asap Karhutla
Berita

Polsek Langgam Turun ke Jalan, Bagikan Masker untuk Warga Terdampak Asap Karhutla

Jumat, 9 Oktober 2026
Napi Kabur dan Dugaan Narkoba, Bara Api-Geram Siap Geruduk Ditjen PAS Riau
Berita

Napi Kabur dan Dugaan Narkoba, Bara Api-Geram Siap Geruduk Ditjen PAS Riau

Jumat, 9 Oktober 2026
The Fed Masih Soroti Inflasi, Pasar Kripto Diminta Waspadai Arah Suku Bunga
Berita

The Fed Masih Soroti Inflasi, Pasar Kripto Diminta Waspadai Arah Suku Bunga

Kamis, 8 Oktober 2026
Karhutla Bukan Cuma Urusan Polisi, Ipda Bambang: Jangan Andalkan Aparat
Berita

Karhutla Bukan Cuma Urusan Polisi, Ipda Bambang: Jangan Andalkan Aparat

Kamis, 8 Oktober 2026
Asap Karhutla Mengancam, Polsek Langgam Bagikan Masker ke Warga
Berita

Asap Karhutla Mengancam, Polsek Langgam Bagikan Masker ke Warga

Rabu, 7 Oktober 2026
Oktafian Syah Effendi Jadi Kajari Jakarta Pusat, GEMARI: Selamat, Jaga Integritas dan Amanah
Berita

Oktafian Syah Effendi Jadi Kajari Jakarta Pusat, GEMARI: Selamat, Jaga Integritas dan Amanah

Rabu, 7 Oktober 2026
Next Post
Bupati Rohil Hadiri Rakor Pemberantasan Korupsi Dengan Pimpinan KPK 

Bupati Rohil Hadiri Rakor Pemberantasan Korupsi Dengan Pimpinan KPK 

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Putusan Rahman Buka Jejak Rp9,27 Miliar Dana PI Rohil, Kejati Didesak Telusuri

    Putusan Rahman Buka Jejak Rp9,27 Miliar Dana PI Rohil, Kejati Didesak Telusuri

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Napi Kabur dan Dugaan Narkoba, Bara Api-Geram Siap Geruduk Ditjen PAS Riau

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Karhutla Bukan Cuma Urusan Polisi, Ipda Bambang: Jangan Andalkan Aparat

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Oktafian Syah Effendi Jadi Kajari Jakarta Pusat, GEMARI: Selamat, Jaga Integritas dan Amanah

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Asap Karhutla Mengancam, Polsek Langgam Bagikan Masker ke Warga

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0

BERITA TERBARU

Polsek Langgam Turun ke Jalan, Bagikan Masker untuk Warga Terdampak Asap Karhutla

Polsek Langgam Turun ke Jalan, Bagikan Masker untuk Warga Terdampak Asap Karhutla

Jumat, 9 Oktober 2026
Napi Kabur dan Dugaan Narkoba, Bara Api-Geram Siap Geruduk Ditjen PAS Riau

Napi Kabur dan Dugaan Narkoba, Bara Api-Geram Siap Geruduk Ditjen PAS Riau

Jumat, 9 Oktober 2026
The Fed Masih Soroti Inflasi, Pasar Kripto Diminta Waspadai Arah Suku Bunga

The Fed Masih Soroti Inflasi, Pasar Kripto Diminta Waspadai Arah Suku Bunga

Kamis, 8 Oktober 2026
Karhutla Bukan Cuma Urusan Polisi, Ipda Bambang: Jangan Andalkan Aparat

Karhutla Bukan Cuma Urusan Polisi, Ipda Bambang: Jangan Andalkan Aparat

Kamis, 8 Oktober 2026
Asap Karhutla Mengancam, Polsek Langgam Bagikan Masker ke Warga

Asap Karhutla Mengancam, Polsek Langgam Bagikan Masker ke Warga

Rabu, 7 Oktober 2026

Riau Integritas – Sajikan Berita Jujur & Berdedikasi.
Portal Berita Riau Terpercaya, Berita Riau, Berita Pekanbaru, Portal Berita Pekanbaru

Perusahaan

  • Home
  • Info Pariwara
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Follow Us

Ikuti Kami, untuk mendapatkan berita terbaru hari ini

  • Home
  • Info Pariwara
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Copyrights © 2021 - 2026 Riau Integritas - Sajikan Berita Jujur & Berdedikasi. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
    • Berita Bengkalis
    • Berita Dumai
    • Berita Indragiri Hilir
    • Berita Indragiri Hulu
    • Berita Kampar
    • Berita Kepri
    • Berita Kuantan Singingi
    • Berita Pekanbaru
    • Berita Pelalawan
    • Berita Rokan Hilir
    • Berita Rokan Hulu
    • Berita Siak
  • Bisnis
    • Ekonomi
    • Properti
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Politik
  • Serba Serbi
    • Kesehatan
    • Selebriti
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Otomotif
    • Olah Raga
    • Advertorial
    • Opini
    • Pemerintahan

Copyrights © 2021 - 2026 Riau Integritas - Sajikan Berita Jujur & Berdedikasi. All rights reserved.