Riau Integritas
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Login
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
    • Berita Bengkalis
    • Berita Dumai
    • Berita Indragiri Hilir
    • Berita Indragiri Hulu
    • Berita Kampar
    • Berita Kepri
    • Berita Kuantan Singingi
    • Berita Pekanbaru
    • Berita Pelalawan
    • Berita Rokan Hilir
    • Berita Rokan Hulu
    • Berita Siak
  • Bisnis
    • Ekonomi
    • Properti
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Politik
  • Serba Serbi
    • Kesehatan
    • Selebriti
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Otomotif
    • Olah Raga
    • Advertorial
    • Opini
    • Pemerintahan
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
    • Berita Bengkalis
    • Berita Dumai
    • Berita Indragiri Hilir
    • Berita Indragiri Hulu
    • Berita Kampar
    • Berita Kepri
    • Berita Kuantan Singingi
    • Berita Pekanbaru
    • Berita Pelalawan
    • Berita Rokan Hilir
    • Berita Rokan Hulu
    • Berita Siak
  • Bisnis
    • Ekonomi
    • Properti
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Politik
  • Serba Serbi
    • Kesehatan
    • Selebriti
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Otomotif
    • Olah Raga
    • Advertorial
    • Opini
    • Pemerintahan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Riau Integritas
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

DRACO dan Revolusi Perjalanan Cislunar dengan Tenaga Nuklir

Admin Riau Integritas Oleh Admin Riau Integritas
Rabu, 31 Desember 2025
di Berita, Berita Pilihan, Bisnis, Lingkungan, Nasional, Peristiwa
Reading Time:4 mins read
0
DRACO dan Revolusi Perjalanan Cislunar dengan Tenaga Nuklir

(Photo ilustrasi roket/ist)

0
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

Oleh Rindiani Aprillia Cauntesa, S.Si. Alumnus FMIPA, Universitas Lampung

RelatedPosts

Peringati Haul Raja Kecik, Pulau Terubuk Kedatangan Syekh Ahmad Rauni Al-Jailani Keturunan ke-28 SHULTONUL AULIA Syekh Abdulqodir Al-Jailani.

Kasus Dokter Ratna,Orang Tua Pasien, Tak Pernah, Diberi Penjelasan, Utuh soal Tim Medis,

Iskandar Halim ” Telanjangi’ Mafia Lahat : Dana Desa Dirampok, Oknum Polisi Jangan Coba-Coba Jadi Tampeng..!!!

Bangka Belitung RIAU INTEGRITAS.COM Dalam beberapa tahun terakhir, ambisi manusia untuk kembali ke Bulan mengalami kebangkitan. Setelah lebih dari lima dekade, wilayah cislunar (ruang antara Bumi dan Bulan) tidak lagi hanya menjadi tempat lalu lintas satelit, tetapi mulai diperlakukan sebagai kawasan strategis yang akan menentukan arah politik dan ekonomi antariksa masa depan. Amerika Serikat, Tiongkok, dan Eropa sudah menyiapkan armada wahana baru untuk berlomba menguasai orbit tinggi, jalur logistik Bulan, hingga posisi-posisi yang berpotensi menjadi pangkalan masa depan. Namun di balik strategi besar itu, muncul satu persoalan yang jauh lebih konkret mengenai bagaimana cara bergerak cepat di ruang angkasa yang semakin luas, ketika energi dan propulsi konvensional sudah hampir mencapai batas fisiknya?

Roket kimia yang selama ini menjadi kebanggaan umat manusia bekerja seperti kembang api raksasa berupa ledakan besar, dorongan kuat, lalu habis. Sistem ini efektif untuk mencapai orbit rendah dari Bumi. Specific impulse roket kimia berhenti di sekitar 450 detik, angka yang sudah tidak bisa lagi didorong jauh lebih tinggi. Ketika misi semakin menjauh dari Matahari, panel surya melemah, baterai cepat habis, dan manuver kompleks di orbit cislunar menjadi tidak realistis jika hanya mengandalkan teknologi lama. Tidak mengherankan jika para insinyur kini bertanya-tanya: apakah manusia bisa benar-benar menjelajahi ruang angkasa dengan roket yang bekerja seperti di tahun 1960?

Program Demonstration Rocket for Agile Cislunar Operations (DRACO) yang digagas oleh DARPA dan NASA menjadi tonggak penting dalam menghidupkan kembali gagasan roket nuklir yang sempat tenggelam sejak era NERVA. Gagasannya sederhana tetapi revolusioner. DRACO menggunakan energi fisi untuk menghasilkan panas luar biasa besar, cukup untuk mendorong hidrogen cair menjadi gas super-panas yang mampu membawa wahana jauh lebih cepat dari roket kimia. Konsep ini disebut Nuclear Thermal Propulsion (NTP), dan jika berhasil, ia dapat memangkas waktu tempuh ke Mars hingga setengahnya. Bagi wilayah cislunar, kemampuan ini berarti memiliki manuver cepat, efisiensi bahan bakar tinggi, dan fleksibilitas operasional yang belum pernah dimiliki sebelumnya.

Sejak awal diumumkan pada 2023, program DRACO langsung menarik perhatian dunia. Lockheed Martin ditunjuk sebagai pengembang utama, sementara BWX Technologies mengerjakan reaktor mini bertenaga High-Assay Low-Enriched Uranium (HALEU), bahan bakar nuklir generasi baru yang jauh lebih aman dibandingkan uranium. Pemerintah AS bahkan menyiapkan rencana peluncuran awal pada tahun 2027, sebuah target ambisius yang menimbulkan banyak pertanyaan di kalangan pemerhati antariksa. “Benarkah kita akan melihat roket nuklir meluncur hanya dalam waktu dua tahun lagi?” begitu kira-kira kegelisahan publik saat dokumen lingkungan untuk DRACO dirilis. Di dalam dokumen itu tertulis jelas bahwa demonstrasi roket nuklir akan dilakukan “tidak lebih awal dari 2027”, dengan lokasi peluncuran di Kennedy Space Center dan orbit uji yang cukup tinggi yaitu antara 700 hingga 2.000 kilometer.

Namun harapan besar itu ternyata bertemu dengan realitas yang jauh lebih rumit. Menggabungkan dua dunia yakni keamanan nuklir dan jaminan keselamatan antariksa, ternyata tidak semudah mendesain roket. Pada awal 2025, muncul laporan bahwa persyaratan pengujian reaktor nuklir membuat jadwal peluncuran “on hold”. DARPA harus menimbang ulang biaya, risiko, dan jadwal program. Dalam sebuah laporan internal, bahkan muncul kabar bahwa proyek DRACO berpotensi dihentikan sebagai proyek penuh, meskipun teknologi yang dikembangkan tidak akan hilang dan tetap dapat digunakan di masa depan. Wahana, komponen reaktor, dan beberapa hasil uji material akan disimpan di fasilitas NASA, dan tidak menutup kemungkinan bahwa proyek lain akan melanjutkan pekerjaan DRACO di kemudian hari.

Meski begitu, perkembangan teknis program ini tetap mengesankan. Uji kumpulan komponen inti menunjukkan bahwa nozzle skala 60% berhasil menahan suhu sekitar 2.700 Kelvin dalam dua puluh kali penyalaan. Pompa hidrogen suhu ekstrem juga berhasil diujicobakan. Sementara itu, desain reaktor yang menggunakan control drums yaitu silinder berputar untuk mengontrol laju reaksi fisi juga telah menunjukkan stabilitas yang baik. Semua ini menandakan bahwa teknologi NTP bukan lagi sekadar konsep, melainkan mulai menapaki tahap rekayasa nyata.

Rencana peluncuran tahun 2027 adalah target awal yang dicanangkan NASA dan DARPA. Namun dengan adanya evaluasi ulang, jadwal itu kemungkinan bergeser. Meski demikian, fakta bahwa program ini mendapat dukungan lembaga besar dan minat internasional berarti bahwa uji coba roket nuklir bukanlah pertanyaan “apakah akan terjadi”, tetapi lebih kepada “kapan tepatnya akan dilakukan?” Bahkan jika DRACO sebagai proyek resmi dihentikan, langkah-langkah yang sudah ditempuh membuka jalan bagi teknologi yang lebih besar.

Sementara Barat berfokus pada kecepatan dan manuver lincah melalui propulsi termal (NTP) dalam program DRACO, kawasan lain mengambil pendekatan yang berbeda. Di Eropa, ESA tengah mengembangkan proyek RocketRoll yang berfokus pada propulsi nuklir berbasis listrik. Jalur serupa namun lebih masif ditempuh oleh Rusia lewat proyek Zeus. Dikembangkan oleh Roscosmos dan Keldysh Research Center, Zeus adalah “kapal tunda” antariksa (space tug) yang menggunakan teknologi Nuclear Electric Propulsion (NEP). Berbeda dengan DRACO yang memanaskan hidrogen untuk dorongan instan yang eksplosif, reaktor 500 kilowatt milik Zeus berfungsi sebagai pembangkit listrik raksasa di orbit yang menyuplai daya untuk mesin ion (plasma). Jika DRACO didesain untuk manuver lincah di cislunar, Zeus dirancang sebagai ‘truk kargo’ antarplanet yang sanggup mengangkut muatan berat dalam misi jangka panjang, dengan target penerbangan uji coba ke Jupiter mulai tahun 2030. NASA sendiri sudah menyatakan bahwa teknologi NTP kemungkinan akan dibutuhkan pada misi berawak ke Mars pada 2030-an. Dengan kata lain, DRACO mungkin hanya salah satu bab awal dari revolusi propulsi antariksa dalam skala yang lebih luas.

Akhirnya, keberadaan DRACO mengingatkan kita bahwa eksplorasi antariksa selalu bergerak maju melalui kombinasi ambisi dan keberanian. Teknologi nuklir, yang dulu hanya dibayangkan di film fiksi ilmiah, kini menjadi kandidat paling realistis untuk membawa manusia memasuki era perjalanan antariksa jarak jauh. Jika rencana 2027 benar-benar terwujud, itu akan menjadi langkah pertama umat manusia menuju moda transportasi antarplanet yang lebih cepat, efisien, dan berkelanjutan. Dan jika tidak, fondasi yang dibangun DRACO tetap akan menjadi batu loncatan penting menuju masa depan tersebut. (*)

Tags: DRACO danPerjalanan CislunarRevolusiTenaga Nuklir
Previous Post

PLTN: Teknologi yang Sudah Move On, Tapi Publiknya Masih Baper

Next Post

PWI Night Fest 2025 Malam Ini Jadi Momentum Doa, Solidaritas, dan Kepedulian untuk Sumatera

BERITA TERKAIT

Peringati Haul Raja Kecik, Pulau Terubuk Kedatangan Syekh Ahmad Rauni Al-Jailani Keturunan ke-28 SHULTONUL AULIA Syekh Abdulqodir Al-Jailani.
Berita

Peringati Haul Raja Kecik, Pulau Terubuk Kedatangan Syekh Ahmad Rauni Al-Jailani Keturunan ke-28 SHULTONUL AULIA Syekh Abdulqodir Al-Jailani.

Sabtu, 17 Januari 2026
Kasus Dokter Ratna,Orang Tua Pasien, Tak Pernah, Diberi Penjelasan, Utuh soal Tim Medis,
Berita

Kasus Dokter Ratna,Orang Tua Pasien, Tak Pernah, Diberi Penjelasan, Utuh soal Tim Medis,

Sabtu, 17 Januari 2026
Iskandar Halim ” Telanjangi’ Mafia Lahat : Dana Desa Dirampok, Oknum Polisi Jangan Coba-Coba Jadi Tampeng..!!!
Berita

Iskandar Halim ” Telanjangi’ Mafia Lahat : Dana Desa Dirampok, Oknum Polisi Jangan Coba-Coba Jadi Tampeng..!!!

Sabtu, 17 Januari 2026
Nuklir sebagai Jembatan Transisi Energi Indonesia
Berita Pilihan

Nuklir sebagai Jembatan Transisi Energi Indonesia

Kamis, 15 Januari 2026
Anggaran Belanja Air Bersih Setda Rohil 2024 –2025 diperkirakan 1,4 Miliar
Berita

Anggaran Belanja Air Bersih Setda Rohil 2024 –2025 diperkirakan 1,4 Miliar

Kamis, 15 Januari 2026
(Photo ilustrasi AI)
Berita

PLTN Untuk Generasi Muda: Peluang Karier Baru yang Jarang Dibahas

Rabu, 14 Januari 2026
Next Post
PWI Night Fest 2025 Malam Ini Jadi Momentum Doa, Solidaritas, dan Kepedulian untuk Sumatera

PWI Night Fest 2025 Malam Ini Jadi Momentum Doa, Solidaritas, dan Kepedulian untuk Sumatera

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Sadis! Penjaga Malam Kantor Penghulu Minas Timur Tewas Leher Nyaris Putus

    Sadis! Penjaga Malam Kantor Penghulu Minas Timur Tewas Leher Nyaris Putus

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Kadis PUPR Bengkalis: Jalan Hangtuah Duri Kewenangan Kementrian PUPR dan Atensi Khusus dari Bupati Ibu Kasmarni

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Kecelakaan Maut Sepeda Motor Di Perawang, Satu Meninggal dan Satu Lagi Kritis

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Catut Nama Terkait Turnament Laga Ayam Bangkok, Larshen Yunus Resmi Dilaporkan ke Polda Riau

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Yellow Claw Akan Guncang Pekanbaru, EO Venza Fest Hadirkan Musisi Internasional Pertama

    0 dibagikan
    Bagikan 0 Tweet 0

BERITA TERBARU

Peringati Haul Raja Kecik, Pulau Terubuk Kedatangan Syekh Ahmad Rauni Al-Jailani Keturunan ke-28 SHULTONUL AULIA Syekh Abdulqodir Al-Jailani.

Peringati Haul Raja Kecik, Pulau Terubuk Kedatangan Syekh Ahmad Rauni Al-Jailani Keturunan ke-28 SHULTONUL AULIA Syekh Abdulqodir Al-Jailani.

Sabtu, 17 Januari 2026
Kasus Dokter Ratna,Orang Tua Pasien, Tak Pernah, Diberi Penjelasan, Utuh soal Tim Medis,

Kasus Dokter Ratna,Orang Tua Pasien, Tak Pernah, Diberi Penjelasan, Utuh soal Tim Medis,

Sabtu, 17 Januari 2026
Iskandar Halim ” Telanjangi’ Mafia Lahat : Dana Desa Dirampok, Oknum Polisi Jangan Coba-Coba Jadi Tampeng..!!!

Iskandar Halim ” Telanjangi’ Mafia Lahat : Dana Desa Dirampok, Oknum Polisi Jangan Coba-Coba Jadi Tampeng..!!!

Sabtu, 17 Januari 2026
Nuklir sebagai Jembatan Transisi Energi Indonesia

Nuklir sebagai Jembatan Transisi Energi Indonesia

Kamis, 15 Januari 2026
Anggaran Belanja Air Bersih Setda Rohil 2024 –2025 diperkirakan 1,4 Miliar

Anggaran Belanja Air Bersih Setda Rohil 2024 –2025 diperkirakan 1,4 Miliar

Kamis, 15 Januari 2026

Riau Integritas – Sajikan Berita Jujur & Berdedikasi.
Portal Berita Riau Terpercaya, Berita Riau, Berita Pekanbaru, Portal Berita Pekanbaru

Perusahaan

  • Home
  • Info Pariwara
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Follow Us

Ikuti Kami, untuk mendapatkan berita terbaru hari ini

  • Home
  • Info Pariwara
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Copyrights © 2021 - 2026 Riau Integritas - Sajikan Berita Jujur & Berdedikasi. All rights reserved.

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
    • Berita Bengkalis
    • Berita Dumai
    • Berita Indragiri Hilir
    • Berita Indragiri Hulu
    • Berita Kampar
    • Berita Kepri
    • Berita Kuantan Singingi
    • Berita Pekanbaru
    • Berita Pelalawan
    • Berita Rokan Hilir
    • Berita Rokan Hulu
    • Berita Siak
  • Bisnis
    • Ekonomi
    • Properti
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Politik
  • Serba Serbi
    • Kesehatan
    • Selebriti
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Otomotif
    • Olah Raga
    • Advertorial
    • Opini
    • Pemerintahan

Copyrights © 2021 - 2026 Riau Integritas - Sajikan Berita Jujur & Berdedikasi. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist